Koreri.com Timika – Pemerintah Distrik Mimika Baru kembali menunjukkan konsistensi dalam memerangi malaria melalui gerakan nyata yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Hal itu terlihat saat Kepala Distrik Mimika Baru Merlyn Temorubun, S.STP, memimpin langsung aksi serentak bertajuk MIRU BERGEMA (Bersih, Sehat, dan Berdaya) dalam kampanye MIRU Lawan Malaria, Jumat (24/4/2026).
Gerakan ini dilaksanakan secara serentak di 11 kelurahan dan kampung, dengan pusat kegiatan dipusatkan di kawasan Kebun Sirih, wilayah yang dikenal memiliki tingkat risiko penularan malaria tinggi atau Annual Parasite Incidence (API) yang signifikan.
Berbeda dari kegiatan seremonial, aksi MIRU BERGEMA menitikberatkan pada kerja nyata di lapangan. Bersama kader malaria, masyarakat, serta didampingi Bhabinkamtibmas, warga turun langsung melakukan “gebrak jentik” dengan menyisir dan membersihkan genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab malaria.
Tak hanya itu, tim juga melakukan penggerebekan jentik nyamuk di lingkungan warga sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Sejumlah wilayah dengan kondisi lingkungan yang tergolong sangat kotor menjadi prioritas penanganan, melalui aksi pembersihan menyeluruh yang melibatkan RT, pemuda, hingga anak-anak.
Kadistrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah semata.
“Ini bukan sekadar kegiatan simbolik, tetapi aksi nyata. Gerakan kita, tanggung jawab kita. Mimika harus bersih dan bebas malaria, dan itu dimulai dari diri kita sendiri,” tegasnya.
Melalui semangat kolaborasi dan gotong royong ini, Distrik Mimika Baru optimistis mampu menekan angka penyebaran malaria sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk hidup bersih, sehat, dan berdaya.
JUL































