Gubernur Dominggus Mandacan Dorong HIPMI Jadi Penggerak Ekonomi Papua Barat

BPD HIPMI PB gelar 3 Agenda i Manokwari
Gubernur Drs. Dominggus Mandacan, M.Si saat membuka tiga agenda BPD HIPMI Papua Barat di Ballroom Aston Niu Manokwari, Selasa (5/5/2026) / Foto : KENN

Koreri.com, Manokwari – Pentingnya peran Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sebagai mitra strategis Pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membangun masa depan generasi muda di Provinsi Papua Barat.

Penegasan ini disampaikan Gubernur Drs. Dominggus Mandacan, M.Si saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda), serta Forum Bisnis Daerah (Forbisda) HIPMI Papua Barat di Ballroom Aston Niu Manokwari, Selasa (5/5/2026).

Menurut Gubernur, rangkaian kegiatan ini memiliki arti penting tidak hanya bagi organisasi, tetapi juga untuk pembangunan ekonomi daerah secara menyeluruh.

“Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran HIPMI dalam membina pengusaha muda, menciptakan lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan sektor unggulan daerah,” ujarnya.

Dominggus mengapresiasi HIPMI Papua Barat yang dinilai konsisten berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah.

Melalui berbagai program, para pengusaha ini telah menunjukkan peran nyata dalam meningkatkan kapasitas generasi muda serta membuka peluang usaha baru di berbagai sektor.

Pelaksanaan Rakerda, Diklatda, dan Forbisda merupakan wujud komitmen HIPMI dalam menyusun program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, meningkatkan kompetensi anggota melalui pendidikan dan pelatihan, serta memperluas kerja sama bisnis yang berdampak pada penguatan ekonomi lokal dan nasional.

Dominggus menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat menaruh harapan besar terhadap tiga agenda utama tersebut.

Rakerda diharapkan menjadi ruang evaluasi sekaligus perumusan strategi pembangunan ekonomi berbasis kearifan lokal, dengan fokus pada sektor perikanan, pertanian, pariwisata, UMKM, dan energi.

Sementara itu, Diklatda dinilai sebagai sarana penting dalam membentuk kader pengusaha muda yang berintegritas, profesional, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan era digitalisasi.

Adapun Forbisda diharapkan menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan pengusaha muda dengan investor, pemerintah, dan mitra strategis untuk membangun jejaring bisnis yang produktif dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para pengusaha muda.

Ia mendorong agar HIPMI Papua Barat berani berinovasi dalam mengembangkan sektor unggulan daerah, memanfaatkan peluang digitalisasi untuk memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi usaha, serta tetap menjaga nilai-nilai budaya lokal sebagai identitas ekonomi yang memiliki daya saing.

Selain itu, mantan Bupati Manokwari dua periode itu mengaku sinergi antara HIPMI, pemerintah daerah, akademisi, dan dunia usaha dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat dan berkelanjutan di Papua Barat.

“HIPMI harus menjadi pelopor dalam transformasi digital UMKM dan bisnis lokal, sekaligus menjaga kekuatan budaya sebagai nilai tambah produk daerah,” tegasnya.

Diharapkan melalui kegiatan ini akan lahir rekomendasi dan program kerja yang konkret serta memperkuat kolaborasi antara HIPMI dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pengusaha muda yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing lintas sektor.

Ia pun mengajak seluruh pihak menjadikan momentum ini sebagai langkah bersama dalam membangun Papua Barat yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Sementara itu, Bendahara Umum BPP HIPMI, Reynaldo Bryan mengapresiasi ketiga agenda BPD HIPMI sukses terlaksana dan mendapat dukungan pemerintah daerah, buktinya dihadiri langsung Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan,M.Si.

Kata dia, kehadiran Gubernur menjadi sinyal kuat adanya sinergi antara BPD HIPMI Papua Barat dan Pemerintah provinsi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dirinya berharap kedepan pemerintah dapat memberikan dukungan yang lebih konkret kepada BPD HIPMI Papua Barat, khususnya dalam membantu pengembangan pelaku usaha UMKM. agar para pengusaha lokal mampu tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah, bahkan berkontribusi terhadap ekonomi nasional.

Reynaldo menekankan pentingnya keterlibatan anak muda asli Papua dalam posisi strategis di tubuh BPP HIPMI.

Harapannya agar kedepan ada putra asli Papua yang dapat menduduki jabatan strategis, bahkan maju sebagai calon Ketua Umum BPP HIPMI.

“Tadi juga disampaikan oleh Pak Gubernur terkait efisiensi anggaran. Beliau memiliki harapan besar terhadap HIPMI agar dapat berperan aktif dalam membangun ekonomi daerah,” pungkasnya.

Hadir dalam Rakerda, Diklatda serta Forbisda BPD HIPMI, Ketua DPRP Papua Barat, perwakilan Kodam XVIII/ Kasuari, Polda Papua Barat, Wakil Bupati Manokwari, sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Pada kesempatan itu, Gubernur bersama undangan lainnya mengunjungi stand UMKM binaan BPD HIPMI Papua Barat.

KENN