Koreri.com, Timika – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mimika bekali 502 pencari kerja Orang Asli Papua (OAP) dengan keterampilan kerja melalui pelatihan delapan bidang kompetensi yang dibiayai Dana Otonomi Khusus (Otsus) 2026.
Delapan kompetensi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja, yakni sekuriti, operator alat berat, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), mekanik alat berat, kelistrikan, pertukangan, tata boga, serta pembawa acara atau master of ceremony (MC).
Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli bidang Ekonomi dan Pembangunan, Petrus Pali Amba, mengatakan pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus diiringi penguatan kualitas sumber daya manusia.

Menurut dia, pelatihan tersebut tidak boleh berhenti pada perolehan sertifikat. Peserta diharapkan benar-benar menguasai keterampilan yang dapat menjadi modal memasuki dunia kerja maupun membuka peluang usaha secara mandiri.
Pemkab Mimika juga menekankan agar pemanfaatan Dana Otsus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat OAP, terutama dalam meningkatkan kapasitas, produktivitas, dan kemandirian ekonomi.
“Manfaatkanlah kesempatan berharga ini dengan sungguh-sungguh. Belajarlah dengan tekun, bertanyalah jika belum paham, dan asahlah keterampilan kalian. Karena keterampilan yang kalian miliki kelak adalah bekal masa depan,” kata Bupati.
Pemkab Mimika berharap program tersebut dapat memperluas akses kerja bagi OAP, mendorong lahirnya pelaku usaha baru, serta memperkuat daya saing tenaga kerja lokal di tengah kebutuhan industri dan jasa yang terus berkembang.
EHO


























