Maya Lewerissa: Lomba 10 Program Pokok PKK Jadi Ajang Saling Belajar dan Inspirasi

IMG 20261103 120929

Koreri.com, Ambon – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, menegaskan bahwa lomba desa pelaksana terbaik 10 Program Pokok PKK bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi momentum memperkuat pemberdayaan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Maya dalam sambutannya pada kegiatan penilaian lomba desa pelaksana terbaik 10 Program Pokok PKK tingkat Provinsi Maluku tahun 2026, yang berlangsung di Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Selasa (3/11/2026).

Maya mengatakan, pelaksanaan 10 Program Pokok PKK merupakan langkah nyata dalam membangun keluarga yang mandiri, sehat, cerdas, dan sejahtera. Upaya tersebut harus dimulai dari lingkungan rumah tangga, meliputi pemenuhan kebutuhan pangan, sandang, perumahan sehat, pendidikan anak, kesehatan keluarga, hingga peningkatan partisipasi perempuan dan pemuda dalam pembangunan.

“Lomba ini bukan sekadar mencari siapa yang terhebat di antara yang hebat. Lebih dari itu, lomba ini adalah ajang saling belajar, saling menginspirasi, dan saling menguatkan,” ungkapnya.

Ia berharap, melalui kegiatan penilaian tersebut, tim juri dapat melihat secara langsung implementasi 10 Program Pokok PKK yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong serta pelestarian adat istiadat dan nilai-nilai keagamaan.

Kepada pengurus dan kader PKK Negeri Rutong, Maya berpesan agar menunjukkan berbagai program dan hasil kerja yang telah dilaksanakan dengan tulus dan nyata.

Menurutnya, momentum penilaian harus dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, bukan sekadar mengejar kemenangan dalam perlombaan.

“Perkuat sinergi dengan pemerintah desa dan seluruh pemangku kepentingan, karena tanpa kebersamaan, program-program pemberdayaan tidak akan berjalan optimal,” tegasnya.

Maya juga menekankan pentingnya mengoptimalkan peran kelompok Dasawisma sebagai garda terdepan gerakan PKK yang berinteraksi langsung dengan keluarga di lingkungan RT dan RW.

Kepada tim juri, ia meminta agar penilaian dilakukan secara objektif, teliti, dan bijaksana, dengan memberikan apresiasi serta saran konstruktif untuk mendorong kemajuan desa-desa di Maluku.

Mengakhiri sambutannya, Maya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ambon, Pemerintah Kecamatan Leitimur Selatan, Pemerintah Negeri Rutong, TP-PKK Kota Ambon, TP-PKK Kecamatan Leitimur Selatan, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia berharap, melalui lomba ini, gerakan PKK semakin kuat dalam mendorong pembangunan berbasis keluarga demi mewujudkan masyarakat Maluku yang mandiri, sehat, cerdas, dan sejahtera.

JFL