Koreri.com, Timika – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menegaskan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah tetap dalam proses pengembangan.
Pemerintah daerah bahkan telah menempatkan dua pendamping untuk memperkuat pengelolaan dan memastikan koperasi berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah itu.
Kepala Dinkop-UKM Mimika Samuel Yogi, dalam pernyataannya menjelaskan bahwa pendampingan itu wajib dilakukan dalam mendukung aktivitas KDMP Atuka tetap berjalan.
“Jadi pendamping dari dinas sudah kami tempatkan di Atuka. Tugas mereka mendampingi pengelolaan manajemen, termasuk memastikan transparansi keuangan dan omzet koperasi,” jelasnya kepada wartawan di Timika, Kamis (29/10/2026).
Samuel pun membantah pemberitaan yang menyebut KDMP Atuka tidak berjalan.
Menurutnya, perkembangan koperasi di wilayah pesisir harus dilihat berdasarkan kondisi geografis, ketersediaan barang serta kebutuhan masyarakat setempat.
Selain Atuka, Dinkop-UKM Mimika juga telah menempatkan masing-masing dua pendamping di Kokonao dan Amar untuk mendukung pengembangan koperasi di wilayah pesisir.
Semuel menegaskan, KDMP merupakan program pemerintah pusat yang harus didukung bersama oleh pemerintah kabupaten, provinsi, dan seluruh pemangku kepentingan.

Program tersebut, kata dia, bertujuan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat kampung.
“Ini bukan untuk kepentingan pemerintah pusat, provinsi, atau kabupaten, tetapi untuk kepentingan masyarakat di kampung dan distrik. Karena itu, mari kita bersama-sama mendukung pengembangan Koperasi Merah Putih,” ujar Samuel.
Ia berharap masyarakat, tokoh intelektual, pemuda, dan seluruh pemangku kepentingan di Mimika ikut mengawal program tersebut.
Samuel juga meminta media menyajikan informasi berdasarkan kondisi faktual di lapangan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Menurutnya, pengembangan koperasi dilakukan secara bertahap dengan tetap mengacu pada petunjuk teknis pemerintah pusat.
“Intinya, kami tetap melakukan pendampingan dan mendorong koperasi ini berjalan sesuai kondisi daerah serta kebutuhan masyarakat,” tukasnya.
Senada ditegaskan dua pendamping yang ditugaskan di Kampung Atuka, yakni Mateus Lessu dan Yudi I. Mangende.
Keduanya menyatakan selama ini tetap berada di Atuka untuk menjalankan tugas pendampingan sesuai dengan pendelegasian dari Kepala Dinkop-UKM Mimika.
“Kami selama ini ada di Atuka. Pak Kadis telah mendelegasikan kami untuk bertugas di sini. Karena itu, pemberitaan yang menyebut KDMP Atuka tidak berjalan itu tidak akurat,” tegas kedua pendamping saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
EHO












