Kodam Cenderawasih Sayangkan Tudingan Penembakan 5 Warga Sipil di Nduga

Kapendam XVII Cend Kol Inf Eko koreri
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl. Eko Daryanto, SE, M.Si

Koreri.com, Jayapura – Kodam XVII Cenderawasih menyayangkan tudingan penembakan oleh aparat TNI yang dialamatkan ke institusi tersebut.

Menyusul pemberitaan salah satu media lokal yang mempublikasikan soal temuan 5 jasad warga sipil di Distrik Iniye, Kabupaten Nduga dan menyebutkan penyebab kematian tersebut akibat penembakan yang dilakukan aparat TNI.

Menanggapi tudingan tersebut, Kodam XVII/Cenderawasih dengan tegas membantah dan menyayangkan pemberitaan oleh media lokal dimaksud.

“Perlu adanya fakta-fakta dan data forensik maupun hasil otopsi korban. Jadi tudingan tersebut sangat tidak berdasar dan belum pasti kebenarannya,” demikian pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl. Eko Daryanto, SE, M.Si saat ditemui, Jum’at (11/10/2019).

Pihaknya menyesalkan pemuatan berita yang faktanya belum dapat dipertanggungjawabkan bahkan sebaliknya cenderung menuduh atau mengambinghitamkan aparat.

“Negara kita adalah negara hukum. Dan kalau ada kejadian seperti itu, kita tempuh lewat jalur hukum. Jika memang ditemukan 5 orang yang meninggal, kenapa tidak diotopsi dulu atau dicari apa penyebab meninggalnya 5 orang tersebut? Bukan langsung membuat tudingan seolah-olah TNI yang melakukan penembakan atau pembunuhan,” sesal Kapendam.

Ia bahkan secara khusus menyarankan keluarga korban untuk segera melakukan otopsi kepada para korban agar didapatkan fakta yang benar tentang penyebab meninggalnya.

Pihaknya mendorong kelompok atau perorangan yang mengaku diri sebagai pemerhati HAM dan keadilan serta keluarga korban untuk membuat laporan secara resmi kepada pihak kepolisian.

Karena langkah-langkah tersebut akan lebih terhormat dan elegan sehingga nantinya tidak menjadi isu-isu yang berdampak negatif di lingkungan masyarakat.

“Kita (TNI, red) akan mendukung sepenuhnya dan menghormati jika akan dilakukan langkah atau proses hukum dengan membentuk Tim Investigasi gabungan (TNI/POLRI) di Distrik Iniye Kabupaten Nduga,“ pungkasnya.

VDM