Fokus  

Legislator Maluku Desak Pemerintah Bangun Kembali Jembatan Kilmuri

IMG 20220827 WA0003
Jembatan gantung yang diberi nama NKRI 3 Karya Bakti TNI di Kecamatan Kilmuri, Kabupaten SBT sebagai penghubung Desa Selor dan Desa Mising ke Desa Kilmuri sebagai kota kecamatan, saat diresmikan, Sabtu (12/6/2021)

Koreri.com, Ambon – Cuaca ekstrim yang melanda sejumlah wilayah di Maluku beberapa waktu belakangan ini telah berdampak pada kerusakan sejumlah infrastruktur seperti jalan dan jembatan.

Salah satu diantaranya, insfrastruktur jembatan sepanjang 120 meter yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Kilmuri, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang dilaporkan rusak total.

Menyikapi hal itu, Legislator DPRD Maluku F. Alimudin Kolatlena mendesak Pemerintah Daerah Provinsi maupun Pemerintah Pusat (Pempus) untuk segera membangun kembali jembatan Kilmuri.

“Kondisi jembatan Kilmuri sekarang hancur total diterjang banjir dan berdampak para arus transportasi masyarakat sementara lumpuh total,” bebernya kepada sejumlah media, Jumat (26/8/2022).

Dijelaskan Kolatlena, jembatan Kilmuri merupakan fasilitas dibangun pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kecamatan Kilmuri dan masyarakat sangat bersyukur atas keberadaannya karena telah memberikan banyak manfaat serta membantu kelancaran akses di wilayah itu.

Pasalnya, sebelum ada jembatan tersebut, masyarakat hidup dalam kesulitan apalagi dalam akses transportasi.

“Tetapi dengan rusaknya jembatan tersebut akibat banjir maka tentu masyarakat akan kembali mengalami kesulitan dalam melakukan kegiatan sehari-hari,” jelasnya.

Untuk itu, Anggota Fraksi Gerindra DPRD Maluku ini mendesak pihak-pihak yang berkompeten dengan persoalan ini dapat segera mengambil langka dan upaya perbaikan agar aktivitas warga masyarakat di Kecamatan Kilmuri bisa berjalan normal kembali.

“Kami minta kepada pihak Pemerintah baik kabupaten, provinsi maupun pusat agar memberikan perhatian penuh atas persoalan ini dan segera membangun kembali jembatan Kilmuri yang permanen sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat di wilayah itu,” desaknya.

Kolatlena juga tak menampik jika Kecamatan Kilmuri selalu menjadi sorotan tajam berbagai kalangan karena tak adanya dampak dari kebijakan Pemerintah untuk menjawab kebutuhan masyarakat terutama soal infrastruktur jalan maupun jembatan melewati wilayah itu.

“Maka itu, kita minta perhatian Pemerintah secara serius untuk mengatasi persoalan ini,” pungkasnya.

JFL