Koreri.com, Manokwari – Pada momen Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil (HUT PI) ke-168 ini tepatnya 5 Februari 2023, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat akan membangun tugu replika kapal milik Sultan Tidore yang ditumpangi dua orang Zendeling asal Jerman Carl W. Ottow dan Johan G. Geissler tiba di Pulau Mansinam untuk mengabarkan Injil di Tanah Papua.
Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Drs. Paulus Waterpauw, M.Si mengaku bahwa konsep membangun tugu replika kapal Sultan Tidore itu sudah masuk dalam rencananya dan akan direalisasi dalam agenda tahun 2023 ini.
Dikatakan, pihaknya telah mendapatkan gambar replika kapal milik Sultan Tidore tersebut, sehingga sedang diprogramkan untuk segera dibangun.
“Kita sudah dapat replikanya dan tinggal dibangun. Semoga menjadi wisata religi di Pulau Mansinam,” kata Waterpauw kepada awak media baru-baru ini.
Menindaklanjuti perencanaan tersebut, Plt Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua Barat Yohanes Momot, S.T.,M.T mengatakan untuk membangun replika kapal Sultan Tidore membutuhkan anggaran yang cukup besar, APBD T.A 2023 tidak mencukupi sehingga pihaknya akan melobi ke pemerintah pusat.

Menurut Yohanes Momot estimasi anggaran pembangunan replika kapal sekira Rp 5 hingga 6 milyar membutuhkan bantuan dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) T.A 2023, karena APBD sudah dibagi dengan Papua Barat Daya sehingga tidak mencukupi.
“Akan diusulkan melalui APBN agar APBD kita tak terganggu karena sudah berkurang dengan pemekaran Papua Barat Daya,” ujar Anis Momot.
Usulan akan disampaikan langsung kepada Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, yang sedianya menghadiri perayaan HUT ke-168 Pekabaran Injil di Pulau Mansinam, 5 Februari 2023.
Menurutnya replika kapal dibangun sedikit ke arah laut persis di depan Pulau Mansinam, dilengkapi jembatan beton. Di dalamnya akan ada gambar sejarah perjalanan dua Penginjil dan juga tempat duduk untuk wisatawan.
“Replika kapal sedikit berbahan beton tapi dilapisi kayu. Dibangun dibagian depan agar terlihat seperti kapal hendak masuk, juga ada jembatan,” paparnya.
Momot memastikan kehadiran replika kapal itu nantinya melengkapi situs Injil seperti tugu pendaratan dan situs lainnya dan diplotkan sebagai wisata religi di Pulau Mansinam.
KENN































