Koreri.com, Sentani – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan ketokohan dan semua karya – karya dari tokoh emansipasi wanita di Indonesia Raden Ajeng Kartini bisa dijadikan inspirasi bagi perempuan jaman sekarang di bumi kenambay umbai.
Dikatakan, setelah mendengar secara seksama risalah lengkap yang menceritakan tentang seorang R. A. Kartini, maka Ia adalah seorang perempuan lahir dan tumbuh di lingkungan adat yang kuat. Artinya, Kartini adalah perempuan adat.
“Jadi, ketokohan Kartini harus menjadi motivasi tersendiri bagi kaum perempuan yang ada di daerah Kabupaten Jayapura,” kata Bupati Mathius Awoitauw ketika dikonfirmasi wartawan usai menghadiri Peringatan Hari Kartini ke-142, di Hotel HoreX, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (21/4/2021).
Menurutnya, Kabupaten Jayapura merupakan satu-satunya daerah di Papua yang dalam kebijakanya telah memberikan ruang kepada adat untuk mengekspresikan potensi adat, termasuk memberikan ruang kepada kaum perempuan untuk mengabdikan diri pada semjumlah jabatan strategis.
“Perempuan dari Kabupaten Jayapura dapat memberikan kontribusi di berbagai bidang bagi bangsa dan Negara. Karena sejatinya setiap perempuan bisa dan mampu menjadi Kartini dengan cara dan upaya masing-masing,” kata Awoitauw.
“Jadi, Perempuan Kabupaten Jayaprua memberikan kontribusi yang nyata bagi kemajuan pembangunan dan bagi kesejahteraan seluruh masyarakat Papua,” sambungnya.
Hari Kartini selalu diperingati untuk melihat kedudukan perempuan di keluarga, komunitas dan masyarakat. Akan tetapi, juga mengenang R. A. Kartini yang menginginkan perempuan harus memiliki kemandirian ekonomi.
Sementara itu, penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Jayapura, Ny. Magdalena Luturmas Awoitauw mengaku momentum peringatan Hari Kartini ini, perempuan harus terus bertahan menjadi perempuan-perempuan hebat yang bekerja di kebun, danau atau dimana saja bekerja demi mengcukupkan kebutuhan suami dan anak-anak.
“Jangan kita rayakan Hari Kartini hanya sebatas seremonial saja, tapi itu kita harus merenungkan dalam hati kita bagaimana kedepan kita menghadapi tantangan yang ada dan terus mengerjakan program-program yang diturunkan oleh pemerintah bagi setiap organisasi perempuan di daerah ini,” kata Ny. Magdalena Luturmas Awoitauw.
Menurutnya, Hari Kartini dapat dijadikan motivasi dan pelita yang tak pernah padam dan selalu bersinar bagi seluruh kaum perempuan dalam meningkatkan pendidikan dan kecerdasan, serta emansipasi di berbagi bidang.
“Agar generasi masa depan Kabupaten Jayapura khususnya perempuan – perempuan bisa termotivasi dengan ketokohan wanita emanpasi indonesia R.A. Kartini dengan motto Habis Gelap Terbitlah Terang,” pungkasnya.
IDI






























