Koreri.com,Bintuni– Berangkat dari pengalaman yang sudah terjadi, dimana adanya penyerangan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Meyerga, Distrik Moskona Barat, Jumat (16/7/2021) maka perlu dilakukan evaluasi secara menyuruh terkait dengan pelayanan rasa aman kepada masyarakat.
Tokoh intelektual Moskona Barat Mans Orocomna mengatakan, sudah ada satu organisasi tentang Papua Merdeka yang sudah mulai terbentuk di daerah tersebut.
Peristiwa ini akan mengancam kehidupan masyarakat di Moskona Barat, ironisnya tidak ada pos polisi atau TNI berada di tempat itu sehingga masyarakat membutuhkan pelayanan cepat dari aparat keamanan sangat lambat.
Karena itu kata Mans Orocomna bahwa perlu didorong untuk dimekarkan Polsek dan Koramil di Distrik Moskona Barat, karena daerah tersebut juga merupakan perbatasan antara Kabupaten Teluk Bintuni dengan Maybrat sehingga memenuhi syarat.
“Masyarakat sudah minta kepada polri untuk yang pertama harus mekarkan polsek baru dan TNI juga bangun Koramil di Moskona Barat untuk melindungi masyarakat disana supaya tidak terlibat dalam kelompok KKB itu makanya kami minta Pak Kapolda dan Pak Pangdam XVIII/ Kasuari merespon permintaan masyarakat ini secara cepat,” harap Mans Orocomna.
Sedangkan anggota DPR Papua Barat Syamsudin Seknun,S.Sos.,S.H.,M.H mengatakan bahwa pemerintah pusat menilai bahwa Papua Barat merupakan daerah aman dari kumpulan kelompok kriminal bersenjata.
Namun dengan kondisi kejadian penyerangan yang terjadi pada Jumat (16/7/2021) lalu maka semua pihak harus menyikapi secara arif dan bijaksana.
Dengan kejadian penyerangan rombongan Kapolres persiapan Maybrat di Aifat kemudian peristiwa penembangan di Meyerga, Moskona Barat membuktikan bahwa kelompok seperatis itu sudah ada di Papua Barat.
“Saya minta kepada Pak Kapolda Papua Barat dan Pangdam XVIII/ Kasuari untuk segera memperhatikan persoalan ini dengan menjawab pemintaan pembentukan Polsek dan Koramil dapat direalisasi,” ucap Syamsudin Seknun kepada awak media di Bintuni, Rabu (21/7/2021).
Politisi muda asal partai NasDem itu menegaskan bahwa pembangunan Polsek dan Koramil hal yang sangat urgen karena terkait dengan ancaman kepada masyarakat setempat maupun kedaulatan negara.
Sehingga Kapolda Papua Barat bersama Pangdam Kasuari harus sudah mendiskusikan hal ini dalam institusi masing-masing untuk dipercepat pemekarannya.
“Setelah saya kembali dari kegiatan reses II ini akan laporkan kepada pimpinan DPR Papua Barat supaya disikapi bersama, saya minta pimpinan untuk udang Pak Kapolda dan Pangdam untuk hearing, karena gerakan yang dilakukan bukan tertutup lagi tapi terbuka, pasti pihak kepolisian sudah punya pemetaan tapi saya hanya mau pastikan saja bahwa Papua Barat zona aman untuk NKRI,” pungkasnya.
Selain itu Sase juga minta kalau bisa penambahan dua polsek di wilayah pegunungan Moskona supaya ada tiga polsek, karena daerah tersebut dalam hutan sehingga berpotensi ada markas KKB.
KENN































