Sikapi Insiden Karamnya KM Tidar, DPRD Maluku Bakal Panggil Dishub – Pelindo

Ketua DPRD Mal Luck Wattimury2
Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury

Koreri.com, Ambon – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku menggelar rapat menyikapi insiden karamnya KM Tidar, kapal penumpang milik PT. Pelni di areal pelabuhan Buru.

“Hari ini kita sebagai anggota DPRD melakukan rapat membahas apa yang terjadi di Pulau Buru. Dan sebagai anggota Dewan Provinsi Maluku, kami sangat menyesal dengan karamnya kapal Pelni di pelabuhan Buru,” ungkap Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury kepada wartawan, Kamis (29/7/2021).

Menurutnya, insiden tersebut menjadi sesuatu yang memprihatikan karena sudah sekian lama kapal Pelni melayari Ambon hingga Buru namun tidak pernah ada yang mengalami peristiwa itu.

“Tapi sekarang itu terjadi. Berarti ada hal-hal yang belum diperhatikan dan salah satu yang disampaikan kapten adalah soal rambu lalu lintas laut. Ini hal yang sangat penting untuk dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan atau dengan Pelindo,” cetus Wattimury.

Pihaknya berharap hal-hal yang mendukung pelayaran berlangsung normal tanpa ada gangguan seperti yang terjadi dapat secepatnya dibenahi sehingga berjalan baik.

“Kita sama-sama ketahui bahwa Maluku merupakan wilayah pulau-pulau dan diberbagai tempat ditemukan adanya persoalan kedangkalan tertentu. Itu berarti tanpa disampaikan pun, instansi terkait sudah harus memperhatikan rambu-rambu yang mendukung pelayaran itu,” tegasnya mengingatkan.

Dengan sudah terjadi seperti ini maka menjadi catatan bagi anggota DPRD Maluku untuk berkoordinasi lebih lanjut.

Mengingat, kecelakaan saat ini bukan saja di udara tetapi juga di laut seperti yang baru terjadi di Maluku.

Wattimury memastikan setelah selesai pembahasan LPJ Gubernur Tahun 2020, Dewan akan segera memanggil Dinas Perhubungan dan juga instansi terkait lainnya untuk membicarakan hal tersebut.

JFL