Koreri.com, Jayapura – Pentolan separatis alias kelompok kriminal bersenjata (KKB) Ananias Yalat alias Senat Soll yang sementara menjalani proses hukum di Polda Papua dilaporkan meninggal dunia, Minggu (26/9/2021) sekitar pukul 22.50 Wit.
Senal Soll menghembuskan napas terakhirnya usai dilakukan tindakan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura paasca mengalami penurunan oksigen dalam darah.
Pihak medis setempat telah menyatakan tersangka atas nama Ananias Yalak alias Senat Soll telah meninggal dunia.
Adapun kronologis kejadian, Minggu (26/9/2021) pukul 18.17 Wit piket jaga tahanan di RS Bhayangkara mendapat infromasi dari dokter bahwa kondisi Senat Soll makin memburuk dikarenakan oksigen dalam darah turun sehingga dipasangkan Oksigen.
Pukul 20.00 Wit kondisi Senat Soll masih dalam keadaan memburuk. Kadar Oksigen Senat Soll menurun, sehingga dilakukan pemasangan HRM situasi Oksigen 76 – 96 persen.
Pukul 22.30 Wit karena kondisinya Senat Soll semakin memburuk sehingga dilakukan pemasangan Inkubasi.
Pukul 22.50 Wit tersangka an. Senat Soll dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RS. Bhayangkara Jayapura.
Langkah-langkah Kepolisian, menerima Laporan dan berkoordinasi dengan pihak RS Bhayangkara Jayapura.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal SH mengatakan tersangka an. Ananias Yalak alias Senat Soll meninggal dunia pada pukul 22.50 Wit setelah sempat dirawat di ICU.
Saat ini jenazah Senat Soll masih berada di RS Bhayangkara.
Untuk diketahui, Ananias Yalak alias Senat Soll ditanggap Satgas Nemangkawi pada Rabu (1/9/2021) di markas KNPB di Dekai Kabupaten Yahukimo.
Semasa hidupnya, Senat Soll terlibat dalam beberapa aksi KKB antara lain, pembakaran ATM BRI Cabang Dekai – Yahukimo, pembunuhan terhadap Staf KPU-Dekai Hendry Jovinsky di jembatan kali Teh-Dekai Yahukimo, dan pembunuhan terhadap masyarakat (swasta) Muhammad Toyib di Jalan Bandara Dekai.
SEO



























