Ini Penjelasan Penjabat Wali Kota Ambon Terkait Operasi Pasar di 2 Lokasi

IMG 20220922 WA0016

Koreri.com, Ambon – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengelar operasi pasar dalam mendukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Penjabat Wali Kota setempat Bodewin Wattimena, dalam pernyataannya menjelaskan pelaksanaan operasi ini adalah dalam rangka menekan laju inflasi di Kota Ambon.

“Inflasi di Kota Ambon ini termasuk yang tinggi di Indonesia. Nah inflasi ini dipengaruhi oleh berbagai hal dan salah satu kebijakan Pemerintah hari ini adalah gerakan nasional bersama di Kota Ambon dan ada banyak hal yang akan kita lakukan termasuk kegiatan pasar murah,” terangnya di Balaikota Ambon, Kamis (22/9/2022).

Kegiatan pasar murah ini dilakukan dengan tujuan untuk menjaga kestabilan harga komoditi atau pangan di pasar.

“Selain itu juga, kami akan memberikan subsidi untuk angkutan para pelaku usaha yang mensuplai barang dari luar ke Kota Ambon. Itu nanti akan kita lakukan dengan memperhitungkan segala sesuatunya dengan baik

Yang pasti Pemerintah Kota Ambon mendukung kebijakan pemerintah pusat terlebih kami berupaya untuk menekan laju inflasi disini,” ungkapnya.

Diakui Penjabat, ada banyak komoditi pangan yang mempengaruhi inflasi.

“Karena itu yang kita lakukan hari ini, kita akan menjual kebutuhan pangan di pasar. Untuk apa? Untuk menstabilkan harga di pasar. Dan kemarin kami sudah menggelar pertemuan beberapa kali dengan seluruh stakeholder dalam rangka melakukan upaya-upaya konkret untuk menekan laju inflasi di Kota Ambon,” sambungnya.

Penjabat berharap, apa yang dilakukan Pemkot Ambon dapat pula membantu masyarakat karena naiknya harga-harga pangan.

“Semua itu selain akibat daripada kurangnya stok yang masuk ke Kota Ambon juga sebagai akibat dari kenaikan harga bahan bakar minyak yang mempengaruhi transportasi,” jelasnya.

Kegiatan operasi pangan di Kota Ambon lakukan tiga hari berturut-turut di dua lokasi masing-masing pasar Mardika dan Batu Merah.

“Selanjutnya akan kita pindah di pasar yang lain yang ada di Kota Ambon” pungkasnya.

Sekedar info, harga barang yang ditawarkan pada operasi pasar kali ini yaitu : telor seharga Rp55.000 per satu rak, beras premiun Rp50.000, bawang putih Rp23.000, bawang merah Rp 22.000, minyak goreng Rp13.000, serta sayur kangkung dan sawi Rp5000.

JFL