as
as

Anak Filep Karma: Bapa Meninggal Dunia Murni Karena Tenggelam

WhatsApp Image 2022 11 02 at 06.23.56
Anak Kandung Alm. Filep Karma, Andrefina Javiera Karma, saat memberikan keterangan di RS Bhayangkara Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Selasa (1/11/2022) / Foto: ist

Koreri.com, Jayapura – Anak kandung almarhum Filep Karma, Andrefina Javiera Karma, minta masyarakat Papua jangan sebar isu hoax terkait kematian ayahnya di Pantai Base-G Jayapura Utara, Kota Jayapura, Selasa (1/11/2022).

Andrefina Javiera Karma, mengaku almarhum Filep Karma meninggal dunia murni karena tenggelam pada saat menyelam dan jasad terdampar di pantai base-g.

“Tadi saya sudah ikut dalam proses visum luar dan memang berdasarkan hasil visum jelas bahwa bapa meninggal karena tenggelam pada saat menyelam dan terdampar di pantai base-g,” kata Andrefina Javiera Karma di RS Bhayangkara Kotaraja, Kota Jayapura, Selasa (1/11/2022).

Menurut Andrefina, ada saksi dari keluarga sendiri melihat Filep Karma sempat berenang bersama-sama di pantai base-g pada hari minggu 30 oktober 2022 pagi.

“Saksi dari keluarga juga mengatakan melihat bapa pada hari minggu 30 oktober pagi dan sempat berenang bersama – sama tetapi bapa tidak ikut pulang siang hari karena mampir ke rumah keluarga di deplat menunggu air turun baru menyelam tangkap ikan,” jelasnya.

“Tadi pagi kami di telepon diberitahukan bahwa segera ke base-g dan sampai disana saya temukan bapa dalam keadaan meninggal dunia,” sambungnya.

Anak kandung Filep Karma juga memohon bantuan seluruh masyarakat Papua dan simpatisan ayahnya untuk tidak ada kekerasan atau kumpul massa aksi demo segala macam tapi mari sama-sama doakan agar almarhum Filep Karma tenang di alam sana.

“Saya harap semua teman-teman, kami mau yang terbaik bagi bapa jadi mari kita semua relakan bapa untuk pergi dengan tenang. Tidak ada lagi isu hoax yang beredar karena ini murni bapa kecelakaan laut,” harapnya.

Andrefina menyampaikan rasa terima kasih kepada warga Papua, yang sudah bersamanya mengantarkan Filep Karma ke rumah duka di Dok V.

“Saat ini saya benar-benar sendiri kakak saya di Sorong dan ibu saya di Jakarta. Jadi saya menghadapi ini sendiri. Tapi saya tidak merasa sendiri, karena ada teman-teman yang sudah ikut merasakan kesedihan ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Victor Mackbon, pihaknya tetap melakukan penyelidikan atas kasus kematian tokoh Papua Filep Karma dan mengimbau untuk kejadian ini jangan sampai diisukan dengan cerita-cerita yang dapat mengganggu kelancaran Kamtibmas.

“Jangan sampai timbul permasalahan baru, serahkan penanganan ini kepada pihak Kepolisian, kami pun didampingi langsung dengan Komnas HAM Papua untuk mengikuti proses visum dan penyelidikan agar tidak ada hal-hal yang diluar dari pada fakta, kiranya semua pihak dapat mendukung semua ini,” kata Kapolresta.

EHO

as

as