Saleh Siknun Terima Keluhan Masyarakat Kokas Soal Perikanan

IMG 20230730 WA0107
Reses II Tahun 2023 anggota DPR Papua Barat H. Saleh Siknun,S.E di Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Minggu (30/7/2023).(Foto : Istimewa)

Koreri.com, Fakfak– Reses II Tahun 2023, Wakil Ketua DPR Papua Barat H. Saleh Siknun, S.E melaksanakan jaring aspirasi masyarakat (Jaring Asmara) di Kabupaten Fakfak yang dimulai dari Kampung Pangwadar, Distrik Kokas, Minggu (30/7/2023).

Dalam pertemuan dengan masyarakat Pangwadar hadir juga beberapa kampung disekitarnya, ada beberapa usulan dari masyarakat terkait dengan pembangunan fasilitas balai kampung, kemudian pembangunan jalan setapak dan jalan lingkungan, kemudian bantuan rumah ibadah dan fasilitas sarana olahraga.

Pada kesempatan tersebut diserahkan check-list  untuk pengurusan bantuan dari Provinsi Papua Barat tahun 2022. “Jadi diusulkan ke Pemerintah Provinsi dan alhamdulilah ada jawaban. Untuk itu kita nencoba memfasilitasi mereka mempersiapkan dokumen-dokumen dan urusan selanjutnya proses ke Pemerintah provinsi,” ujar Saleh Siknun kepada koreri.com melalui telpon celulernya, Kamis (3/8/2023).

Selanjutnya anggota fraksi PDI Perjuangan DPR Papua Barat itu melakukan kunjungan lapangan terkait dengan usulan dari masyarakat yaitu pembangunan jalan ke areal TPI di wilayah Kampung Sosar, Distrik Kokas, dalam kunjungan tersebut ditemukan ada beberapa kapal nelayan yang berasal dari luar Fakfak yang sedang merapat di pelabuhan Kokas.

“Kami mencoba untuk mencari informasi, apakah kapal itu merapat karena kehabisan bahan bakar, dan kebutuhan air minum dan lain sebagainya? Ataukah memang ada persoalan terkait dengan administrasi? Karena menurut laporan masyarakat, banyak kapal dari luar Fakfak yang melakukan operasi penangkapan ikan dengan tidak memiliki surat-surat,” sahutnya.

Yang menjadi catatan bagi legislator Papua Barat ini untuk nanti akan menindaklanjuti ke Dinas Perikanan Provinsi Papua Barat terkait dengan kapal-kapal yang beroperasi Kabupaten Fakfak. Karena harus kita berkoordinasi karena kaitannya dengan pendapatan daerah.

“Karena informasi yang kami dapatkan di sekitar wilayah Kokas dan Patipi, itu pada malam hari sering terjadi pencurian ikan oleh kapal-kapal besar sehingga Pemerintah harus menyiapkan kapal patroli untuk bisa menanggulangi itu,” tandasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu lakukan kunjungan ke lapangan futsal pemuda kampung Masina yang membangun lapangan futsal menggunakan dana swadaya masyarakat kampung dan ada dana kampung juga, ukurannya kecil sehingga perlu ada bantuan dari pihak lain supaya ada perpanjangan dan pelebaran lapangan sehingga bisa memenuhi standar untuk lapangan futsal.

“Kami juga melakukan kunjungan untuk melihat Masjid Al Aqsa di Kampung Masina. Terus kemudian dihari yang sama juga, kami juga melakukan pertemuan dengan kelompok masyarakat yang lain di Kayu Merah, Distrik Fakfak Tengah,’ pungkasnya

“Dalam pertemuan-pertemuan itu, banyak yang mengusulkan terkait dengan bantuan modal usaha bagi ibu-ibu juga bantuan perikanan bagi kelompok nelayan karena disitu ada banyak kelompok nelayan di Kampung Kayu Merah itu. Dan juga bantuan untuk ibu-ibu Majelis Taklim,” pugkasnya.

KENN