Dorong Kolaborasi Wisata Alam-Atraksi Budaya, Wattimena Minta Negeri Siapkan Ini

IMG 20231027 WA0005

Koreri.com, Ambon – Penjabat Wali Kota Bodewin Wattimena membuka secara resmi kegiatan Penguatan Jejaring Tata Kelola Destinasi yang diprakarsai Kementerian Pariwisata, bertempat di Hotel The City Ambon, Kamis (26/10/2023).

Turut hadir, Ketua Tim Kerja Wilayah IV Direktorat Pengembangan Destinasi II Kemenparekrag Widayanti Bandia.

Narasumber yang dihadirkan antara lain, Kepala Disparbud Kota Ambon Rico Hatyat, Direktur AMO Ronny Loppies, Pendiri Antida Music Production Anom Darsana dan Direktur Maluku Bambooe Orkestra Maynart Alfons
Penjabat dalam sambutannya mengatakan pariwisata di Kota Ambon selama ini menjual alam dan itu tidak banyak.

Maka itu, pengembangan pariwisata di daerah ini harus perlu mengkolaborasikan antara wisata alam dengan atraksi seni budaya.

“Karena wisatawan mancanegara akan datang ketika ada sebuah atraksi. Tidak mungkin mereka hanya datang melihat pantai dan mandi saja sedangkan mereka ingin menikmati perjalanannya.

Artinya apa? Ada nilai tambah yang menjadi tanggung jawab kita untuk mengembangkan destinasi wisata yang sudah ada hari ini,” ungkapnya.

Diakui Penjabat, bagaimana Kota Ambon mau maju jika tidak memiliki desain pengembangan wisata.

“Namun hari ini, kita sudah berada di jalan yang tepat untuk membangun pariwisata karena Kota Ambon punya jejaring sudah cukup baik dan branding Ambon City of Music,” tandasnya.

Karena itu, Pemerintah Kota Ambon saat ini sedang berupaya untuk merancang desainnya.

“Pariwisata Kota Ambon harus digabungkan antara alam dengan atraksi budaya. Karena itu, saya sudah sampaikan kepada seluruh negeri bahwa wajib satu Negeri memiliki sanggar seni atau harus ada tarian serta musik khas yang menjadi ciri di wilayahnya masing-masing. Karena itu, menjadi modal kita untuk pengembangan destinasi wisata di daerah ini,” sambungnya.

Pasalnya, jika perencanaan destinasi wisata yang terarah maka tentu akan didukung oleh Kementerian.

“Saya berharap, dari kegiatan ini bisa menciptakan sesuatu hal yang baru dalam pengembangan destinasi wisata Kota Ambon,” pungkasnya.

JFL