Anugerah Paritrana Award 2025: Gubernur PBD Tegaskan Komitmen Pemda Lindungi Pekerja    

Gub PBD Paritrana Award 2025

Koreri.com, Sorong – BPJS Ketenagakerjaan menggelar Penganugerahan Paritrana Award Tahun 2025 tingkat Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya, Rabu (3/9/2025).

Giat yang berlangsung di Aimas Convention Centre (ACC), Kabupaten Sorong ini dihadiri Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Pramudya lriawan Buntoro secara virtual, Gubernur PBD Elisa Kambu dan wakilnya Ahmad Nausrau, Wakil Gubernur Papua Barat Muhammad Lakotani, jajaran Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Gubernur Elisa dalam sambutannya menegaskan Paritrana Award merupakan bentuk apresiasi kepada Pemerintah daerah dan badan usaha yang konsisten mendukung perlindungan tenaga kerja.

Secara khusus penghargaan ini merupakan manifestasi komitmen bersama dalam mewujudkan perlindungan sosial bagi seluruh pekerja, khususnya di Papua Barat Daya.

“Melalui perlindungan ini, negara hadir membangun rasa aman yaitu memberikan perlindungan kepada pekerja dari berbagai risiko seperti kecelakaan kerja, kematian, hari tua, dan kehilangan pekerjaan. Yang kemudian pada gilirannya menumbuhkan produktivitas dan kesejahteraan berkelanjutan,” tegasnya.

Kendati demikian, Gubernur menekankan bahwa tujuan utama Paritrana Award ini bukan sekadar meraih penghargaan, melainkan memastikan perlindungan bagi seluruh masyarakat pekerja, terutama kelompok rentan.

Ia tak menampik jika petani, nelayan, pedagang, pengemudi ojek, dan pelaku UMKM ini adalah tulang punggung ekonomi daerah yang sering luput dari skema perlindungan formal, padahal justru paling rentan.

Gub PBD Paritrana Award 2025 2Untuk itu, Gubernur Elisa mengingatkan betapa pentingnya dukungan kepala daerah dalam memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja informal.

Pemerintah Provinsi PBD sendiri, dirincikan Gubernur Elisa menanggung iuran bagi 77.500 pekerja informal dan pekerja sosial keagamaan. Dan hal yang sama juga ditunjukkan 6 kabupaten/kota.

Dengan jumlah total pekerja bukan penerima upah (BPU) yang terlindungi di Papua Barat Daya pada tahun ini mencapai 147.086 orang telah menempatkan Papua Barat Daya sebagai satu-satunya provinsi di Indonesia yang masuk kategori zona hijau dengan capaian kepesertaan tinggi, yaitu 81,29%, jauh di atas rata-rata nasional yang baru 35,11%.

“Ini adalah prestasi kita bersama yang harus dijaga dan ditingkatkan sekaligus memperkuat sinergitas dalam melindungi seluruh pekerja,” cetusnya.

Kepada BPJS TK, Gubernur juga berpesan agar tidak hanya mengejar aspek kuantitas peserta, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan

Pastikan setiap peserta mendapat kartu, sosialisasi yang baik, serta layanan maksimal, mulai dari klaim jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, hingga pelayanan kesehatan.

“Selamat kepada para penerima Paritrana Award 2025. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam membangun perlindungan sosial yang inklusif dan merata. Mari kita bergerak bersama demi terciptanya Papua Barat Daya yang maju, mandiri, dan sejahtera berbasis ekonomi lokal,” pungkasnya.

Paritrana Award merupakan bentuk apresiasi tahunan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, badan usaha, dan UMKM yang dinilai berhasil menunjukkan kineria optimal dalam pelaksanaan serta penguatan program jaminan sosial ketenagakerjaan. Ajang ini juga mendorong terwujudnya cakupan universal perlindungan pekerja di seluruh Indonesia.

ZAN