Wali Kota Bodewin Tekankan Pentingnya Bangun Ekosistem Ekraf di Ambon

Walkot BW Ekraf Ambon

Koreri.com, Ambon – Wali Kota Bodewin Wattimena menekankan pentingnya membangun ekosistem ekonomi kreatif (ekraf) di Ambon sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal ini ia sampaikan saat menghadiri kegiatan bersih-bersih lingkungan dan pembukaan Workshop Konten Digital yang berlangsung di Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu, Ambon, Jumat (26/9/2025).

Menurut Wali Kota, sektor jasa dan perdagangan juga pariwisata merupakan kekuatan utama Kota Ambon.

“Kita tidak punya tambang atau kekayaan alam berlimpah. Karena itu, kita fokus mengembangkan ekonomi kreatif sebagai peluang besar bagi masyarakat untuk mandiri dan meningkatkan pendapatan,” jelasnya.

RTP Wainitu diproyeksikan sebagai ruang percontohan pengembangan industri ekraf di Kota Ambon. Di lokasi ini, Pemkot menggandeng komunitas muda kreatif dan UMKM untuk menghadirkan beragam aktivitas, mulai dari kuliner, musik jukulele, stand-up comedy, seni lukis, hingga penjualan produk khas Ambon.

“Kalau Pemerintah yang mengelola sepenuhnya, kita terbatas pada anggaran. Tapi kalau bekerja bersama komunitas kreatif, pemerintah menyiapkan fasilitas, sementara aktivitas dikelola pelaku ekonomi kreatif. Ini model kolaborasi yang ingin kita bangun,” cetusnya dengan nada optimis.

Selain itu, Pemkot Ambon juga menyiapkan kontainer UMKM melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebagai wadah usaha masyarakat. RTP ini diharapkan menjadi ruang inklusif, mempertemukan semua lapisan masyarakat, baik dari komunitas Islam maupun Kristen, untuk memperkuat toleransi dan kebersamaan.

Kegiatan pada sore harinya dilanjutkan dengan pembukaan Workshop Konten Digital.

Wali Kota menegaskan bahwa peluang ekonomi di era digital sangat besar, khususnya bagi generasi muda Ambon.

“Konten digital hari ini luar biasa. Banyak anak muda bisa mendapat penghasilan lewat Facebook Pro, TikTok, dan platform lain. Ini peluang besar di tengah keterbatasan lapangan kerja formal,” tegasnya.

Bodewin berharap peserta workshop dapat memahami cara membuat konten yang menarik, viral, serta mampu mempromosikan pariwisata dan potensi Kota Ambon ke tingkat nasional maupun internasional.

Dalam sambutannya, Walikota juga menyampaikan rencana pengembangan fasilitas tambahan di RTP Wainitu, seperti penyediaan perahu wisata warna-warni yang dapat dikelola anak muda setempat sebagai peluang usaha.

“Kalau semua terintegrasi dengan baik, RTP Wainitu akan jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Masyarakat sekitar bisa bekerja, pengangguran berkurang, dan warga punya pendapatan,” tambahnya.

Bodewin juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas RTP Wainitu, termasuk lampu, pagar, dan kebersihan lingkungan agar tetap nyaman bagi pengunjung.

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh warga untuk menjadikan RTP Wainitu sebagai ruang kebersamaan, kreativitas, dan pertumbuhan ekonomi.

“Kalau semua subsektor industri kreatif hadir di sini, RTP Wainitu akan hidup. Orang datang bisa kulineran, ngopi, nonton seni, beli batik Ambon. Dari sini kita bangun wajah baru Kota Ambon sebagai kota kreatif dan inklusif,” pungkasnya.

JFL