Koreri.com, Ambon – Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah I Provinsi Maluku, Yana Astuty, menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur jalan hingga wilayah 3T dan pulau-pulau terluar di Maluku.
Hal itu disampaikan saat diwawancarai media usai dirinya bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Bakti PU ke-80 di halaman kantor BPJN Wilayah I Maluku, Ambon, Rabu (3/12/2025).
Yana mengatakan tantangan pembangunan infrastruktur di Maluku membutuhkan langkah yang semakin terarah dan berkelanjutan, mengingat kondisi geografis yang sangat tersebar dan terdiri dari banyak pulau.
Menurutnya, Balai Jalan Nasional tidak hanya fokus pada penanganan jalan nasional, tetapi juga mengambil peran penting dalam program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
“Ke depan, kita harus menjadi lebih baik. Pembangunan di Maluku ini harus lebih merata, bukan hanya di jalan nasional. Program Inpres Jalan Daerah hadir untuk memastikan pemerataan pembangunan hingga daerah terpencil dan pulau terluar,” tegasnya.
Yana menjelaskan, wilayah Maluku termasuk dalam kategori daerah dengan karakteristik 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), sehingga membutuhkan perhatian khusus.
Program IJD di Maluku telah menyasar berbagai wilayah yang masuk dalam prioritas penanganan.
“Kami sudah melakukan pembangunan, khususnya di wilayah pulau-pulau terluar seperti Pulau Kisar, Pulau Dena, Pulau Kei Kecil hingga Kei Besar, Pulau Wetar, hingga Kepulauan Aru,” bebernya.
Yana berharap pembangunan ini mampu mendorong peningkatan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, dan membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.
“Insyaallah ke depan kami terus membangun Maluku agar pemerataan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai dan dinikmati Bersama,” pungkasnya.
RLS






























