Asosiasi Nusantara UMKM PBD 2025-2030 Resmi Dilantik, Ini Harapan Gubernur

IMG 20251217 WA0063

Koreri.com, Sorong – Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Jhoni Way mewakili Gubernur Papua Barat Daya resmi melantik Badan Pengurus BP) Asosiasi Nusantara Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tingkat Provinsi periode 2025-2030 di Gedung Grha Yabsira yang berlokasi di Jalan Madukoro, Klasaman, Sorong Timur, Kota Sorong, Rabu (17/12/2025).

Ketua Umum (Ketum) Asosiasi Nusantara UMKM PBD Jhony Weinand Dawan memimpin pembacaan sumpah janji pengurus.

Jhony Dawan dalam pernyataannya mengatakan PBD dianugerahi kekayaan alam dan budaya yang sangat luar biasa yang menjadi modal utama bagi pelaku UMKM.

Namun, potensi kekayaan alam dan budaya saja tidak cukup karena juga dibutuhkan sinergi, inovasi, keberanian untuk naik kelas serta merdeka melalui Asosiasi UMKM yang memiliki satu visi tunggal yakni menjadikan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah yang berdaya saing global berbasis kearifan lokal.

“Dan kami hadir sebagai mitra Pemerintah daerah,” tegasnya.

IMG 20251217 WA0064Dengan pelantikan ini, Jhony menyatakan siap memajukan UMKM sebagai pionir kebangkitan perekonomian masyarakat, menjadi pelaku wirausaha mandiri dan berdaya saing hingga ke tingkat internasional.

Jhony lantas menekankan kepada seluruh jajaran badan pengurus yang baru saja dilantik terkait beberapa hal,

1. Menjadi jembatan antara pelaku UMKM dengan pemerintah, perbankan dan pasar yang lebih luas. fokus pada pendampingan legalitas, perizinan dan akses pembiayaan.
2. Mendorong pelaku UMKM untuk melek dengan dunia digital serta meningkatkan kualitas produk dan mengedepankan aspek keberlanjutan produk harus menjadi primadona baik di dalam negeri maupun pasar internasional.
3. Perkuat kolaborasi dengan merangkul semua pihak mulai dari tokoh adat, akademisi, media, BUMN dan BUMD karena hanya dengan kolaborasi dapat mewujudkan ekosistem UMKM yang kokoh.

“Tanggung jawab yang kita emban ini memang berat, namun mulia. Mari kita semua bekerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas demi kemajuan UMKM Papua Barat Daya,” pungkasnya

Asisten II Jhoni Way mewakili Gubernur PBD mengapresiasi kehadiran Asosiasi UMKM di wilayah itu.

Asosiasi yang baru terbentuk secara resmi ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi seluruh pelaku UMKM di Papua Barat Daya.

“Pemerintah mempunyai visi memperkuat ekonomi lokal karena UMKM merupakan pilar utama pemerintah dan Pemerintah hadir untuk mendorong keberlanjutan UMKM salah satunya melalui pemberian modal usaha,” ungkapnya.

Pihak perbankan juga diharapkan dapat turut berpartisipasi dalam mengembangkan usaha UMKM melalui pemberian modal atau kredit bagi pelaku UMKM PBD.

Kedepannya UMKM sudah harus hadir secara digitalisasi atau e-Commerce untuk semakin memperluas jangkauan produk- produk yang dihasilkan.

ZAN