10 Bulan Duet Bodewin-Ely: Ini Capaian Program Prioritas di Penghujung 2025

Bodewin Elly Capaian Akhir Tahun 2025

Koreri.com, Ambon – Wali Kota Bodewin Wattimena bersama wakilnya Ely Toisutta berhasil menuntaskan salah satu dari 17 program prioritasnya dalam 10 bulan kepemimpinan keduanya di Kota Ambon.

Meski bekerja di tengah efisiensi anggaran, Pemerintahan dibawah kepemimpinan keduanya terus merealisasikan program prioritas ke 4 Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon yang berfokus pada perbaikan jalan, penataan pasar, penataan permukiman kumuh, serta peningkatan fasilitas umum dan pelayanan publik yang ramah disabilitas.

Hai ini disampaikan Wali Kota Bodewin Wattimena saat menyampaikan pidato akhir tahun Pemkot Ambon, Rabu (31/12/2025).

Menurutnya, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ambon, berbagai kegiatan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan telah dilaksanakan di sejumlah wilayah.

Pekerjaan peningkatan dan pembangunan jalan beraspal dilakukan di Negeri Rutong, Halong, Batu Tagepe, Batu Merah, Passo, Talaga Raja, Lorong Amalatu, dan kawasan Karier.

Selain itu, Dinas PUPR juga melaksanakan pembangunan jembatan jalan masuk parkiran Pasar Mardika, serta pembangunan jembatan lingkungan di Batu Gajah. Pemeliharaan berkala ruas jalan turut dilakukan di Hative Kecil, Karpan, Tawiri, Passo, dan Jalan Philip Latumahina.

“Kemudian, untuk mendukung keamanan dan kenyamanan lingkungan, Pemerintah juga melakukan pengadaan dan pemasangan lampu jalan lingkungan di sejumlah kawasan, antara lain Waiheru, Ahuru, Amahusu, Tawiri dan Talake,” jelasnya.

Di sisi lain, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Ambon melaksanakan berbagai program peningkatan kualitas hunian masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi perbaikan 37 unit rumah tidak layak huni, pembangunan dan peremajaan kawasan permukiman kumuh di enam lokasi, serta pembangunan delapan unit rumah baru layak huni.

Selain itu, lanjutn mantan Sekwan DPR Provinsi Maluku ini telah dilakukan pula rehabilitasi taman bermain Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu sebagai fasilitas pendukung aktivitas masyarakat.

“Dalam mendukung sektor perdagangan rakyat, pemerintah kota juga melaksanakan penataan pasar, yang mencakup pembangunan Papalele Square, rehabilitasi Pasar Arumbai, serta rehabilitasi Pasar Gedung Putih,” sambung Bodewin.

Sementara itu, Bappeda Litbang Kota Ambon turut berperan melalui pelaksanaan kajian pasar tradisional, sebagai dasar perencanaan dan pengembangan pasar yang lebih tertata, nyaman, dan berdaya saing.

“Seluruh rangkaian program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur kota, mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta mewujudkan Ambon yang inklusif, tertata, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas,” imbuhnya.

Menutup pidatonya Wattimena sampaikan masih banyak hal- hal yang terus kami benahi dan perbaiki untuk ambon baik, masih banyak yang akan terus kami kerjakan bagi masyarakat.

JFL