2 Pimpinan OPD Mimika Persiapan Purnabakti, Ini Penggantinya

Pj Sekda Mimika Lantik 2 Pimp OPD
Pose bersama Pj Sekda Mimika Abraham Kateyau seusai prosesi serah terim jabatan, Senin (5/10/2026) / Foto : Ist

Koreri.com, Timika – Dua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika resmi berganti pimpinan.

Keduanya masing-masing Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Mimika, Abraham Y. Kateyau, memimpin serah terima jabatan dua pejabat yang ditunjuk untuk menjalankan tugas sebagai Plt pimpinan, Senin (5/10/2026).

Marselino Mameyao, SKM mendapat kepercayaan sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Mimika.

Ia menggantikan Goldfred Maturbongs yang memasuki masa persiapan pensiun (MPP) atau purnabakti.

Sebelum mendapat tugas baru tersebut, Marselino menjabat Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Mimika.

Pengalaman Marselino di sektor kesehatan bukan hal baru. Ia sebelumnya pernah menduduki posisi Sekretaris Dinas Kesehatan Mimika.

Berikutnya, Kepala BPBD Mimika dipercayakan sementara kepada Fransiskus Bokeyau, S.Pd. Ia menggantikan Agustina Rahadet yang sebelumnya memimpin badan tersebut.

Fransiskus saat ini merupakan Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan SDM. Ia juga memiliki pengalaman di lingkungan Dinas Pendidikan Mimika dan pernah menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan pada periode pemerintahan sebelumnya.

Prosesi serah terima jabatan tersebut digelar secara terbatas dan disaksikan Kepala BKPSDM Mimika Hermina Imbiri serta Staf Ahli Bupati Mimika Yohana Paliling.

Pj Sekda Mimika Abraham Kateyau berpesan agar pejabat yang ditunjuk agar menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.

Menurutnya penunjukan kedua pejabat tersebut diharapkan tidak mengganggu jalannya pelayanan pemerintahan, khususnya pada sektor kesehatan dan penanganan kebencanaan.

“Penempatan pejabat sementara juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan ruang bagi aparatur daerah untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan,”kata Sekda.

Ia berharap kedua pejabat yang mendapat amanah tersebut segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

TIM