Pos PEKA RT 21 Kwamki Resmi Hadir, Merlyn: Keamanan Dimulai dari Lingkungan

Merlyn Temorubun Pos PEKA RT 21 Kwamki
Pos PEKA RT 21, Kelurahan Kwamki, Distrik Mimika Baru resmi hadir mulai Minggu (4/10/ 2026) malam. Kadistrik Mimika Baru Merlyn Temorubun memantau langsung aktivitas di pos tersebut / Foto : NUEL

Koreri.com, Timika – Pos Peduli Keamanan (PEKA) RT 21, Kelurahan Kwamki, Distrik Mimika Baru resmi hadir pada Minggu (4/10/ 2026).

Kehadiran pos tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keamanan dan kepedulian masyarakat yang dimulai dari lingkungan tempat tinggal.

Kepala Distrik Mimika Baru Merlyn Temorubun, mengatakan Pos PEKA bukan sekadar bangunan fisik.

Menurutnya, keberadaan pos tersebut lahir dari pengalaman, semangat gotong royong, serta kesadaran masyarakat bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama.

“Pos PEKA ini bukan sekadar sebuah bangunan, tetapi lahir dari pengalaman, gotong royong, dan kesadaran warga bahwa keamanan harus dimulai dari lingkungan kita sendiri,” ujar Merlyn.

Ia menyebut, Pos PEKA RT 21 merupakan pos ketiga yang hadir di Kelurahan Kwamki. Namun, keberhasilan program tersebut tidak semata-mata diukur dari jumlah pos yang dibangun.

“Ukuran keberhasilan bukan pada berapa banyak pos yang berdiri, melainkan seberapa hidup pos itu dan seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat,” sambungnya.

Merlyn menjelaskan, kata PEKA memiliki makna yang lebih luas, yakni mengajak masyarakat untuk semakin peka terhadap keamanan, kebersihan, lingkungan, kondisi tetangga, hingga berbagai persoalan sosial yang muncul di sekitar tempat tinggal.

Menurutnya, pemerintah dan kepolisian memiliki keterbatasan untuk hadir di setiap lingkungan selama 24 jam. Karena itu, peran RT bersama masyarakat menjadi sangat penting sebagai mata dan telinga lingkungan sekaligus penghubung dengan pemerintah maupun aparat keamanan.

“RT dan masyarakat menjadi simpul penting mata dan telinga lingkungan, sekaligus penghubung dengan pemerintah dan aparat keamanan,” ujarnya.

Merlyn menegaskan, pengalaman yang pernah terjadi di masa lalu hendaknya dijadikan sebagai pembelajaran bersama. Kehadiran Pos PEKA diharapkan tidak membangun rasa takut di tengah masyarakat, tetapi justru mendorong kesiapsiagaan, kebersamaan dan kepedulian.

“Pengalaman masa lalu kita jadikan pelajaran. Yang kita bangun bukan rasa takut, tetapi kesiapsiagaan, kebersamaan, dan kepedulian,” tukasnya.

Dengan hadirnya Pos PEKA RT 21, masyarakat diharapkan semakin aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta membangun komunikasi yang baik antara warga, pemerintah dan aparat keamanan.

NUEL