Polisi Edukasi Siswa SMA Agustinus tentang Bahaya Narkoba-Radikalisme

IMG 20261103 WA0004
Wakapolresta Sorong Kota, AKBP Gleen Molle,S.I.K.,M.H menyampaikan edukasi tentang bahaya Narkoba di SMA Agustinus Sorong, Senin (2/11/2026). Foto/ Ist

Koreri com, Sorong– Kepolisian wujudkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif, Polresta Sorong Kota melalui program Quick Wins Kapolri Polisi Bersama Masyarakat, khususnya kegiatan Polisi Peduli Pendidikan, melaksanakan edukasi dan penyampaian pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kepada siswa-siswi SMA Agustinus Kota Sorong, Senin (2/11/2026) pagi.

Kegiatan edukasi yang dipimpin langsung Wakapolresta Sorong Kota AKBP Gleen Rooi Molle, S.I.K., M.H., mewakili Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan, S.I.K., M.H., serta diikuti oleh kepala sekolah, para guru dan siswa-siswi SMA Agustinus Kota Sorong.

Dalam penyampaiannya, Wakapolresta memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, mulai dari pengertian, jenis dan golongan narkotika, dampak buruk bagi kesehatan fisik maupun mental, hingga langkah-langkah pencegahannya.

Para siswa diingatkan agar tidak pernah mencoba narkoba, sekalipun hanya karena rasa penasaran atau pengaruh lingkungan pergaulan. Sebab, penyalahgunaan narkoba dapat menyebabkan ketergantungan, merusak fungsi otak, mengganggu kesehatan, serta menghancurkan masa depan generasi muda.

AKBP Gleen Molle mengajak para siswa untuk lebih selektif dalam memilih teman bergaul, mengisi waktu dengan kegiatan positif, meningkatkan prestasi belajar, serta membangun komunikasi yang baik dengan keluarga dan guru apabila menghadapi persoalan.

“Adik-adik sekalian adalah generasi penerus bangsa. Jangan pernah merusak masa depan hanya karena ingin mencoba sesuatu yang dapat membahayakan diri sendiri. Katakan tidak pada narkoba, fokuslah belajar, raih cita-cita, dan jadilah kebanggaan orang tua, keluarga serta masyarakat,” pesan Wakapolresta.

Selain membahas bahaya narkoba, kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialog antara pihak kepolisian dan sekolah terkait kedisiplinan siswa. Kepala SMA Agustinus menyampaikan perhatian terhadap masih adanya siswa yang bermain biliar maupun permainan gim di luar lingkungan sekolah pada saat jam belajar mengajar berlangsung.

Menanggapi hal tersebut, Wakapolresta menyambut baik komunikasi dan koordinasi yang dibangun pihak sekolah. Ia mendorong adanya kerja sama antara kepolisian, Satpol PP dan pihak sekolah dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas siswa di luar lingkungan pendidikan, sehingga para pelajar dapat terhindar dari kegiatan yang berpotensi mengganggu proses belajar maupun membahayakan diri mereka.

Dalam kesempatan yang sama, pihak sekolah juga menyampaikan perhatian terhadap potensi berkembangnya paham radikalisme di kalangan pelajar. Menyikapi hal tersebut, penting bagi para siswa untuk menanamkan sikap toleransi, menghargai perbedaan, tidak mudah terpengaruh ajakan yang mengarah pada tindakan ekstrem, serta menjaga persatuan dan kerukunan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Wakapolresta memberikan sejumlah pertanyaan kepada para siswa untuk mengukur pemahaman mereka terhadap materi Kamtibmas yang disampaikan. Para siswa tampak antusias menjawab pertanyaan, dan beberapa siswa yang berhasil memberikan jawaban mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk terus belajar.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polresta Sorong Kota berkomitmen untuk terus hadir di tengah lingkungan pendidikan, membangun komunikasi dan kemitraan dengan pihak sekolah, serta memberikan edukasi kepada generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba, paham radikalisme dan berbagai perilaku negatif lainnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi semangat Polisi Bersama Masyarakat, bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif mendukung dunia pendidikan dan melindungi generasi muda demi terwujudnya masa depan yang lebih baik.

RED