Koreri.com, Manokwari – Komisi V DPR Papua Barat mengungkapkan serapan APBD induk tahun anggaran 2023 pada DPA Dinas Pendidikan baru mencapai 22 persen dari pagu anggaran 300 milyar lebih.
Ketua Komisi V, DPR Papua Barat Syamsudin Seknun, S.Sos., S.H., M.H mengungkapkan realisasi anggaran ini sangat rendah.
“Untuk Dinas Pendidikan sendiri kita melihat dari angka mereka yang baru direalisasikan sekitar 22 persen dari nilai 300 miliar lebih dan itu cukup besar,” terangnya kepada wartawan di Manokwari, Kamis (7/9/2023) malam.
Politisi NasDem ini mengatakan, Kadis Pendidikan Abdul Fatah dan pihak perencanaan menjelaskan bahwa platform yang begitu besar dan masih tertahan, berada pada program bantuan beasiswa dengan nilai yang cukup besar.
“Ada bantuan beasiswa untuk mahasiswa yang nilainya mencapai 35 miliar yang diberikan mulai dari D3 dan tersebar di dalam maupun di luar negeri,” bebernya seraya menambahkan, terdapat juga program lainnya yang belum dijalankan sehingga berpengaruh pada persentase penyerapan anggaran.
Selain itu, pendelegasian kewenangan SMA dan SMK dari Kabupaten ke Provinsi berdasarkan PP 106 juga mempengaruhi angka serapan anggaran.
Di sisi lain, Komisi V mengapresiasi rencana kegiatan yang ditawarkan dinas yaitu Gebyar Pendidikan berupa bantuan pendidikan untuk peralatan anak sekolah bagi 7 Kabupaten di wilayah Provinsi Papua Barat.
“Bagi kami ini kegiatan yang sangat luar biasa karena sampai saat ini kami pun sadari bahwa Pemerintah Kabupaten masih mengalami kendala dari sisi pembiayaan untuk bagaimana melihat pelayanan pendidikan yang ada didaerah mereka sehingga mungkin ini menjadi langkah yang sangat strategis untuk membantu Pemerintah Kabupaten dalam hal pelayanan pendidikan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat Abdul Fatah ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan di depan Ballroom Hotel Oriestom By Manokwari belum berhasil diperoleh keterangan yang bersangkutan meski awak media sudah menunggu sejak sore hingga malam hari.
“Maaf saya sholat magrib dulu. Nanti saya balik,” janjnya sambil berlalu dari awak media.
Namun, hingga berita ini dipublikasikan, Abdul Fatah belum juga memberikan keterangannya.
KENN



























