Partai NasDem Komit Kawal Keberpihakan OAP di Parlemen

IMG 20240210 WA0024

Koreri.com, Aimas – Ketua DPW NasDem Papua Barat Daya (PBD) Ir. Petrus Kasihiw, MT memastikan hak-hak dasar orang asli Papua (OAP) bakal diprioritaskan jika partai yang dipimpinnya berhasil masuk unsur pimpinan di Parlemen setempat.

Berbagai langkah perubahan akan langsung dilakukan sebagaimana tema besar yang diusung NasDem.

Salah satunya terkait regulasi pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas bumi (Migas) yang harus berpihak kepada OAP sebagaimana diamanatkan UU Otonomi Khusus.

“Saya yakin kita akan dapat dan NasDem yang punya komitmen perubahan akan mendorong DPR agar tidak hanya menerima usulan tetapi juga melakukan perubahan terhadap regulasi- regulasi atau perda yang lebih berguna kepada rakyat,” cetusnya kepada awak media, di Aimas, Sabtu (10/2/2024).

Kasihiw kemudian mencontohkan soal Peraturan daerah mengenai DBH Migas.

“Provinsi ini atau Kabupaten Sorong ini punya potensi minyak dan gas. Seusia UU minyak dan gas ini harus dibagi daerah penghasil, provinsi daerah penghasil dan kabupaten/kota di dalam provinsi. Tapi yang paling penting Perdasus itu harus berpihak kepada orang asli Papua sehingga ada bagian untuk pemberdayaan masyarakat adat. Itulah regulasi yang mana kita lebih mendorong ke arah itu supaya orang Papua juga merasakan itu,” bebernya.

“Jangan sampai kami punya tanah, kami punya gas, kami punya ikan, kami punya udang tapi kenapa kami belum merasakan sesuatu dari semua itu. Perda-perda itu harus mengarah kepada OAP, harus itu,” tegas Kasihiw.

Begitu pula soal isu perempuan, Bupati Teluk Bintuni dua periode ini memastikan NasDem ada untuk itu.

“Saya belum bisa ngomong sekarang tapi itu sangat penting karena konsepnya bahwa perempuan itu adalah makhluk yang istimewa. Kita menyadari itu karena dari perempuan itu yang lahir kita,” sambungnya.

Ditegaskan Kasihiw, perempuan yang sehat jasmani rohani dan perempuan yang sejahtera akan melahirkan generasi-generasi yang sehat dan punya kapasitas serta kedepan akan menjadi generasi yang diharapkan oleh bangsa dan negara juga oleh daerah ini.

“Perempuan itu harus diberdayakan dan diberikan perhatian oleh Negara agar sehat karena dia akan mulai dari dia kecil sampai nanti dia berkeluarga lalu kemudian melahirkan anak-anak yang sehat. Maka itu, peran perempuan itu sangat luar biasa,” tegasnya.

Kasihiw tak menampik soal kurangnya keberpihakan kepada hak-hak kaum hawa Papua meski UU Otsus mengakomodir tiga komponen penting yaitu adat, agama dan perempuan.

Olehnya itu, NasDem akan memprioritaskan pemberdayaan perempuan khususnya OAP demi mengangkat harkat dan martabat mereka setara dengan laki-laki.

Diakhir pernyataannya, Kasihiw mengharapkan agar seluruh masyarakat PBD untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu nanti.

“Yang punya hak pilih diharapkan semua pergi ke TPS masing-masing untuk menyalurkan suaranya, jangan sampai ada yang Golput.

Karena satu suara itu emas, satu suara itu penting bagi pembangunan bangsa dan Negara, pembangunan Provinsi Papua Barat Daya dan pembangunan kita semua. Karena itu, saya mengajak kita semua yang punya hak pilih pada tanggal 14 Februari 2014 nanti sesuai dengan hati nurani, sesuai dengan keinginan masing-masing,” ajaknya.

KENN