Masyarakat Uta dan Mupruka Kini Terlayani Air Bersih, Begini Pesan Bupati Rettob

IMG 20251103 WA0022

Koreri.com, Timika – Bupati Johannes Rettob akhirnya meresmikan fasilitas air bersih di Kampung Uta, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Minggu (2/11/2025).

Fasilitas yang dibangun Dinas PUPR Mimika pada 2024 lalu kini telah dapat dinikmati masyarakat setempat.

Kepala Dinas PUPR Mimika Inocentius Yoga Pribadi menjelaskan pembangunan fasilitas air bersih ini telah tersambung ke 99 rumah warga di Mupruka dan Uta 1.

“Air bersih ini digunakan untuk mandi dan mencuci, sementara untuk air minum, masyarakat bisa mengambil langsung di Depot Air Minum yang juga telah dibangun di lokasi ini,” urainya.

Kadis menambahkan, terdapat dua bangunan utama sistem air bersih yang dilengkapi menara setinggi 12 meter untuk mendorong air ke rumah warga.

“Ada dua unit menara, satu di Mupruka yang menyalurkan ke rumah-rumah warga di Uta 1 dan Mupruka, serta satu unit lagi di Uta 2. Saat ini seluruh sistem berfungsi normal,” ujarnya.

Yoga berharap fasilitas tersebut dapat dijaga dan dirawat dengan baik agar tidak mengalami kerusakan seperti sebelumnya.

IMG 20251103 WA0023“Kami berharap masyarakat merawat dengan baik, jangan sampai seperti dulu hilang. Air bersih ini juga diharapkan dapat membantu menurunkan angka stunting di Distrik Mimika Barat Tengah,” ungkapnya.

Sementara Bupati Mimika Johannes Rettob berpesan agar masyarakat menjaga fasilitas yang sudah ada.

“Kami harap dijaga, jangan dirusak, dan jangan seperti sebelumnya hilang dicuri,” katanya sebelum menandai peresmian dengan menggunting pita dan mencuci muka menggunakan air dari instalasi baru tersebut.

Setelah peresmian air bersih, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, melakukan pengguntingan pita pada Depot Air Minum yang langsung dilanjutkan dengan uji coba pengisian air minum.

Fasilitas air bersih di Uta sendiri telah beroperasi sejak Agustus 2025.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peresmian Perpustakaan Kampung Uta oleh Wakil Bupati, yang diharapkan menjadi pusat literasi dan belajar bagi masyarakat setempat.

TIM