Dukung Fakultas Kedokteran UNIPA, Pemprov PBD Hibahkan Rp 4,1 Miliar

Pemprov PBD Dana Hibah UNIPA 4 M

Koreri.com, Sorong – Untuk mendukung Fakultas Kedokteran Universitas Papua (UNIPA) di Kabupaten Sorong, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya (PBD) melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) menghibahkan dana sebesar Rp 4,1 miliar.

Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan Pemerintah daerah dalam pengembangan pendidikan kedokteran dan penyediaan tenaga kesehatan di wilayah PBD.

Dana hibah tersebut diserahkan secara simbolis dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Gubernur setempat, Selasa (11/11/2025).

Acara tersebut diawali dengan upacara, pemberian penghargaan kepada tenaga kesehatan berprestasi, pemotongan tumpeng, serta diakhiri dengan penyerahan simbolis dana hibah kepada UNIPA Sorong.

Pj Sekretaris Daerah PBD Yakob Kareth dalam sambutannya mengatakan, dukungan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas pendidikan kedokteran di Tanah Papua.

Menurutnya, tanggung jawab mencetak tenaga dokter bukan hanya menjadi urusan universitas semata, melainkan juga bagian dari perhatian pemerintah daerah.

“Fakultas Kedokteran yang ada di Sorong ini diselenggarakan oleh UNIPA dan sudah beberapa kali menamatkan outputnya. Tapi tanggung jawabnya tidak berhenti di universitas saja, melainkan menjadi tanggung jawab Pemerintah,” papar Pj Sekda.

Ia menegaskan bahwa perhatian Pemerintah terhadap Fakultas Kedokteran UNIPA telah berlangsung sejak 2020. Dan Pemerintah terus memberikan dukungan agar fakultas tersebut mampu memenuhi syarat-syarat akademik dan teknis sesuai ketentuan dari Kementerian Kesehatan RI.

“Tenaga dokter yang dididik di sini juga difasilitasi oleh Pemerintah daerah agar bisa menyelesaikan studinya dan memenuhi semua persyaratan yang diminta oleh Kementerian Kesehatan,” tuturnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan P2KB PBD Jan Pieter Kambu, menjelaskan bahwa hibah sebesar 4,1 miliar tersebut dialokasikan untuk operasional Fakultas Kedokteran UNIPA, bukan pembangunan infrastruktur.

Dana itu dimaksudkan untuk mendukung proses pendidikan serta kegiatan akademik mahasiswa kedokteran.

“Hibah sebesar Rp 4,1 miliar itu untuk membantu pendidikan kedokteran di UNIPA Sorong. Tujuannya agar proses belajar-mengajar berjalan dengan baik,” jelasnya.

Jan menambahkan bahwa lulusan Fakultas Kedokteran UNIPA diharapkan dapat langsung berkontribusi sebagai tenaga kesehatan di rumah sakit maupun puskesmas di wilayah PBD.

“Setelah mereka selesai pendidikan dokter, mereka akan kita manfaatkan sebagai tenaga kesehatan di daerah. Bahkan saat masih kuliah pun, mereka sudah ikut membantu pelayanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas,” ungkap Jan Pieter.

Pemprov berharap hibah tersebut dapat memperkuat kolaborasi antara Pemda dan dunia pendidikan, khususnya dalam mencetak tenaga medis yang berkualitas dan siap melayani masyarakat di seluruh kabupaten/kota se-Papua Barat Daya.

KENN