Pemprov PBD Dorong Generasi Muda OAP di Bidang Pengembangan Pariwisata 

Pemprov PBD Pengembangan Pariwisata

Koreri.com, Sorong – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (Pemprov PBD) mendorong generasi muda asli papua untuk berkreatif di bidang pengembangan kewirausahaan pariwisata.

Kegiatan Pemberdayaan dan Pembinaan Masyarakat yang dilaksankan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Pemprov Papua Barat Daya yang berlangsung di Gedung Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sorong, Selasa (25/11/2025).

Pelatihan ini diikuti 30 peserta OAP dari 6 kabupaten/kota di Papua Barat Daya yang mengirimkan masing-masing daerah 5 orang, mereka dibekali kemampuan dasar desain grafis untuk mendukung pengembangan usaha kreatif dan promosi pariwisata daerah.

Asisten II Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Jhony Way kegiatan ini mengatakan bahwa pelatihan ini menjadi langkah awal untuk mencetak generasi muda Papua siap mampu berkarya di era digital.

“Mereka dilatih bagaimana membuat desain grafis. Ini pelatihan dasar, tapi sangat luar biasa. Kami berharap adik-adik ini nantinya menjadi desainer yang mampu mendesain usaha mereka, mendesain lokasi wisata, bahkan membuat konten-konten kreatif,”ujar Jhony Way saat membuka pelantihan pengembangan kewirausahaan pariwisata

Mantan Pj Sekda PBD itu menekankan bahwa dunia kerja ke depan menuntut kemampuan yang relevan dengan perkembangan teknologi termasuk kecerdasan buatan (AI) dan energi hijau. Karena itu, pelatihan vokasi seperti ini penting untuk menjadi pondasi bagi pemuda Papua agar siap bersaing di dunia kewirausahaan.

“Kita harus masuk ke era AI, tidak bisa menghindar. Kalau kita tertinggal, kita akan tergilas. Itulah sebabnya pelatihan praktik dan vokasi sangat penting, seperti yang dilakukan negara-negara maju,” tambahnya.

Dikatakan Asisten II bahwa komitmen pemerintah daerah untuk menyediakan pelatihan lanjutan dan fasilitas pendukung bahkan kemungkinan pengadaan peralatan bagi peserta yang berprestasi.

Sedangkan, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Barat Daya, Yusdi Lamatenggo menegaskan bahwa desain grafis memegang peran penting dalam dunia informasi dan promosi pariwisata.

“Kita hidup di era informasi di mana visual menjadi bahasa utama. Foto, video, poster, semuanya adalah media penting. Karena itu, kami membekali anak-anak muda ini dengan desain grafis dasar agar mereka bisa mempromosikan usaha dan daerah mereka,” jelasnya.

Yusdi berharap seluruh peserta dapat mengembangkan identitas visual yang mencerminkan karakter lokal masing-masing daerah.

“Raja Ampat punya kekuatan budaya bahari, Maybrat memiliki kekayaan adat dan danau, Sorong Selatan kuat dengan sungai dan alamnya. Karakter lokal ini harus muncul dalam karya mereka,” ujarnya.

Melalui kemampuan desain grafis, para peserta diharapkan mampu mempromosikan produk UMKM, desa wisata, dan potensi lokal secara lebih profesional dan menarik.

Selama tiga hari pelatihan, peserta mendapat bimbingan intensif dari instruktur BPVP dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki fasilitas lengkap dan standar pelatihan yang memadai.

Yusdi menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam mencetak SDM kreatif Papua Barat Daya yang siap bersaing dan berdaya saing tinggi.

“Kami ingin usaha-usaha mereka berkembang, promosi semakin baik, dan pendapatan masyarakat meningkat. Ini investasi SDM untuk masa depan,” tegasnya.

RED