Silaturahmi Bersama Ormas se-Papua Barat, Kapolda Tegaskan Terbuka Terhadap Kritikan

IMG 20260516 WA0002
Silaturahmi Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Alfred Papare bersama Ormas se-Papua Barat di Ballroom Aston Niu Manokwari, Jumat (15/5/2026) Foto/ Ist

Koreri.com, Manokwari– Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menggelar kegiatan tatap muka bersama gabungan organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Ballroom Aston Niu Manokwari, Jumat (15/5/26).

Kegiatan silaturahmi ini dihadiri langsung Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Alfred Papare,S.I.K didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) serta perwakilan organisasi kemasyarakatan se-Papua Barat.

Acara silaturahmi yang berlangsung dalam suasana santai ini diawali dengan sambutan dari perwakilan Ormas yakni Ketua Parlemen Jalanan (Parjal) Papua Barat,Ronald Mambeuw.

Ketua Parjal menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Polda Papua Barat atas terselenggaranya forum tatap muka tersebut sebagai sarana komunikasi dan penyampaian aspirasi masyarakat kepada pihak kepolisian.

Dikatakan Ronald bahwa forum seperti ini sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mempererat sinergitas antara organisasi kemasyarakatan dengan Polda Papua Barat.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah Papua Barat, menolak penyebaran hoaks dan isu-isu sosial yang dapat memecah belah masyarakat, serta mendukung pelaksanaan Otonomi Khusus di Papua.

Selain itu, disampaikan pula kebanggaan masyarakat Papua terhadap Kapolda Papua Barat yang merupakan putra asli Papua, serta harapan agar seluruh elemen masyarakat mendukung program-program Polda Papua Barat dan program pemerintah dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., dalam sambutannya menegaskan bahwa Polri terbuka terhadap kritik dan masukan demi perbaikan institusi kepolisian. Dijelaskan terkait dengan pembinaan terhadap anggota Polri, khususnya putra-putri Papua yang direkrut melalui jalur Otsus dan Noken, terus dilakukan secara maksimal agar dapat menjadi personil yang disiplin dan profesional.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda juga menyinggung terkait rencana pemutaran film “Pesta Babi” di wilayah Manokwari. selama kegiatan tersebut tidak melanggar hukum dan telah melalui proses sensor sesuai ketentuan, maka sah untuk dilaksanakan.

“Provinsi Papua Barat dibangun atas keberagaman dan nilai-nilai adat yang menjadi pedoman hidup masyarakat,” tegas Jenderal Polisi berpangkat dua bintang itu.

Irjen Alfred menyayangkan saat ini masih terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi bersama, seperti penyalahgunaan narkoba, gangguan ketertiban oleh anak muda, kemudian perselisihan antar warga, penyebaran hoaks, ujaran kebencian di media sosial, hingga berbagai upaya provokasi yang memanfaatkan isu sosial.

Karena itu, Alfred menekankan Polda Papua Barat menghormati ruang berekspresi dan penyampaian pendapat di muka umum selama dilakukan secara tertib, damai, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu Pelaksana tugas (Plt) Kabid Humas Kombes Pol. Gadug Kurniawan, S.I.K.,M.H menyampaikan bahwa kegiatan tatap muka bersama Ormas ini merupakan bentuk komitmen Polda Papua Barat dalam membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, sinergitas antara Polri dan organisasi kemasyarakatan sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah.

“Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Dengan adanya dukungan seluruh elemen masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Papua Barat tetap terjaga dengan baik,” ujar Kabid Humas Polda Papua Barat.

Kegiatan tatap muka tersebut kemudian ditutup dengan deklarasi bersama seluruh organisasi kemasyarakatan se-Papua Barat sebagai bentuk komitmen menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban masyarakat di wilayah Papua Barat.

RED