Koreri com, Timika – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika menggelar bimbingan teknis (bimtek) dan sosialisasi aplikasi Sistem Informasi Keuangan Partai Politik (SIKEPO) kepada 10 partai politik pemenang Pemilu yang berlangsung di Hotel Cendrawasih 66 Timika Timika, Papua Tengah, Kamis (11/6/2026).
Sekretaris Kesbangpol Mimika, Amelda M. Rumayomi, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman partai politik terhadap sistem pelaporan keuangan berbasis digital sekaligus mendorong transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana bantuan pemerintah.
“Jadi hari ini kami mengundang 10 partai politik untuk sosialisasi aplikasi SIKEPO. Selama ini sistem pelaporan masih manual dan sering ditemukan berbagai kendala, termasuk keterlambatan laporan pertanggungjawaban,” ujar Amelda dalam keterangannya.
Ia mengungkapkan, masih terdapat partai politik yang belum menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) bantuan keuangan dari tahun sebelumnya.
Hal ini menjadi perhatian serius karena laporan tersebut merupakan kewajiban setelah menerima dana hibah dari pemerintah.
“Saat ini masih ada satu partai yang belum menyampaikan LPJ. Ini akan terus kami dorong agar segera diselesaikan sebagai bentuk tanggung jawab,” tegasnya.
Menurut Amelda, keterlambatan tersebut salah satunya disebabkan faktor internal partai, termasuk adanya transisi kepemimpinan. Meski demikian, pihaknya memastikan hal itu tidak akan mempengaruhi penyaluran bantuan kepada partai lain.
Dalam kesempatan yang sama, Kesbangpol Mimika juga menyampaikan rencana kenaikan bantuan keuangan partai politik.
Jika sebelumnya bantuan diberikan sebesar Rp10 ribu per suara sah, kini diusulkan meningkat menjadi Rp50 ribu per suara.
“Usulan kenaikan ini sudah kami sampaikan ke pemerintah provinsi dan saat ini masih menunggu persetujuan. Kalau disetujui, tentu akan ada peningkatan signifikan, bisa empat sampai lima kali lipat,” jelasnya.
Amelda menambahkan, dengan adanya kenaikan bantuan tersebut, tanggung jawab partai politik dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan juga akan semakin besar.
Karena itu, kehadiran aplikasi SIKEPO diharapkan menjadi solusi untuk mempermudah proses administrasi sekaligus meminimalisir kesalahan dalam pelaporan.
“Aplikasi ini dikembangkan sebagai inovasi untuk menggantikan sistem manual yang selama ini dinilai kurang efektif. Dengan SIKEPO, pelaporan menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan,” ujarnya.
Ia berharap melalui bimtek ini seluruh partai politik dapat memahami penggunaan aplikasi dengan baik dan mampu menerapkannya dalam pengelolaan keuangan partai ke depan.
“Kami harap setelah sosialisasi ini, semua partai sudah siap menggunakan SIKEPO dan tidak ada lagi kendala dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban,” pungkasnya.
EHO
























