Koreri.com, Sorong – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Komisi IV DPR Provinsi Papua Barat Daya (PBD) David Sedik, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) yang dinilai telah memberikan kesempatan luas bagi generasi muda Orang Asli Papua (OAP) untuk mengenyam pendidikan di luar daerah, khususnya di Pulau Jawa.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan pembekalan peserta program beasiswa afirmasi yang diselenggarakan Dinas Pendidikan PBD di Rylich Panorama Hotel Sorong, Jumat (3/7/2026).
Kehadirannya bertujuan untuk melihat secara langsung profil para penerima manfaat program tersebut.
“Puji syukur, kami melihat bahwa penerima beasiswa ini tersebar secara merata dan hampir seluruhnya merupakan Orang Asli Papua. Ini merupakan harapan dan kerinduan masyarakat Papua Barat Daya, yakni bagaimana mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045,” ujar David.
Menurutnya, Komisi IV DPRP PBD memandang program afirmasi pendidikan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Papua.
Program tersebut juga menjadi instrumen penting dalam mempersiapkan generasi muda Papua agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
David menjelaskan bahwa program beasiswa tersebut dibiayai oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Karena itu, ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan yang diberikan secara maksimal dengan mempersiapkan diri, baik secara mental maupun fisik, sebelum melanjutkan pendidikan di luar Papua.
“Tujuan utama program afirmasi ini adalah mempersiapkan generasi Papua agar mampu menjawab tantangan masa depan dan menjadi sumber daya manusia yang kompetitif,” imbuhnya.

Dari hasil pertemuan tersebut, pihak kementerian memberikan penilaian positif terhadap para siswa asal PBD baik dari sisi kemampuan akademik maupun kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru.
“Puji Tuhan, kementerian menyampaikan bahwa putra-putri terbaik Papua Barat Daya menunjukkan perkembangan yang sangat baik, baik dalam kemampuan belajar maupun penyesuaian lingkungan,” bebernya.
Atas capaian tersebut, Komisi IV DPRP PBD juga telah mengusulkan penambahan kuota penerima program afirmasi bagi provinsi termuda di Indonesia itu.
Pihaknya berharap setiap kabupaten dan kota di provinsi ini dapat memperoleh tambahan kuota sekitar 20 hingga 25 siswa.
“Kami sudah menyampaikan usulan penambahan kuota kepada kementerian. Selanjutnya, hal ini akan terus kami koordinasikan bersama Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan,” jelas David.
Selain mendorong penambahan kuota, David menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program afirmasi.
Ia meminta Pemerintah Provinsi PBD melalui dinas terkait untuk melakukan monitoring secara berkala terhadap para siswa yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat melakukan monitoring rutin, minimal setiap tiga atau enam bulan sekali, dengan mengunjungi para siswa untuk melihat perkembangan belajar, prestasi akademik, serta berbagai tantangan yang mereka hadapi,” tegasnya.
Menurut David, evaluasi yang serius sangat diperlukan agar program afirmasi dapat berjalan optimal. Berdasarkan laporan yang diterima, dari 83 peserta yang diberangkatkan pada periode sebelumnya, hanya sekitar 70 siswa yang berhasil menyelesaikan atau bertahan dalam program tersebut.
“Masih ada sekitar 11 peserta yang tidak berhasil melanjutkan program. Kami perlu mengetahui apa penyebabnya agar dapat menjadi bahan evaluasi ke depan,” klaimya.
Karena itu, ia berharap proses seleksi calon peserta program afirmasi dilakukan secara lebih ketat dan komprehensif, termasuk memperhatikan kesiapan mental, kemampuan akademik, dan aspek pendukung lainnya.
“Jangan sampai kesempatan emas yang seluruh pembiayaannya ditanggung oleh pemerintah pusat melalui kementerian ini menjadi sia-sia. Kita harus memastikan bahwa anak-anak Papua yang diberangkatkan benar-benar siap dan mampu menyelesaikan pendidikan mereka dengan baik,” pungkas David.
ZAN
























