Program BANGKIT Papua Tengah Diluncurkan, Fokus Perkuat Generasi dan Keluarga

Gub PT Peluncuran Program BANGKIT PT
Gubernur Meki Nawipa saat pelucuran program BANGKIT Papua Tengah di momen Semarak 4 Tahun HUT Papua Tengah, Selasa (21/7/2026) / Foto : Humas Papua Tengah

Koreri.com, Nabire – Program Bangun Generasi dan Keluarga yang Inklusif dan Tangguh (BANGKIT) Papua Tengah sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP) resmi diluncurkan.

Peluncuran program yang diinisiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah ini menegaskan komitmen pemerintah bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari kualitas manusia yang menjadi fondasi utama pembangunan.

“Pembangunan Papua Tengah harus dimulai dari manusianya. Kita harus membangun generasi, memperkuat keluarga, dan memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal,” demikian disampaikan Gubernur Meki Nawipa di momen peluncuran Program BANGKIT Papua Tengah, Selasa (21/7/2026).

Dikatakannya, Program BANGKIT dirancang bukan sekadar sebagai bantuan sosial, melainkan sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Papua Tengah.

Gub PT Peluncuran Program BANGKIT PT3
Foto : Humas Papua Tengah

Melalui program ini, Pemerintah berupaya menjawab berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat, termasuk keterbatasan ekonomi, masalah gizi, akses terhadap pelayanan kesehatan, hingga kepemilikan dokumen administrasi kependudukan.

“Setiap anak di Papua Tengah diharapkan memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat, mendapatkan pendidikan yang layak, serta hidup dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih saying,” sambungnya.

Peluncuran Program BANGKIT, lanjut Gubernur juga memiliki makna khusus karena dilaksanakan menjelang peringatan Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2026. Semangat program tersebut sejalan dengan tema peringatan Hari Anak Nasional, yakni “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan Anak”.

“Menyayangi anak, menurut pemerintah, berarti memberikan perhatian, pendidikan, kesehatan, serta pemenuhan gizi yang layak. Sementara itu, melindungi anak berarti memastikan mereka terbebas dari kekerasan, kemiskinan, putus sekolah, dan berbagai bentuk ketidakadilan,” imbuhnya.

Gub PT Peluncuran Program BANGKIT PT2
Foto : Humas Papua Tengah

Adapun membangun masa depan anak berarti memberikan ruang dan kesempatan agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi Papua Tengah yang sehat, cerdas, berkarakter, mandiri, serta mampu bersaing.

Lebih lanjut jelas Gubernur, Pemprov Papua Tengah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam menyukseskan program tersebut.

Mulai dari orang tua, tokoh adat, tokoh agama, guru, tenaga kesehatan, pemerintah kabupaten dan kampung, dunia usaha, hingga masyarakat luas diharapkan dapat bersama-sama menjaga dan melindungi anak-anak Papua Tengah.

“Anak-anak Papua Tengah adalah anak kita bersama,” menjadi pesan penting dalam pelaksanaan Program BANGKIT.

Seluruh perangkat daerah juga diminta melaksanakan program tersebut secara serius dan bertanggung jawab. Program BANGKIT diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan maupun kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Gub PT Peluncuran Program BANGKIT PT4
Foto : Humas Papua Tengah

Untuk itu, pendataan penerima manfaat harus dilakukan secara akurat, bantuan diberikan tepat sasaran, pelayanan publik dipermudah, serta seluruh program dipastikan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Penguatan kerja sama juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Program BANGKIT. Sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah kampung, perguruan tinggi, mitra pembangunan, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan terus diperkuat.

“Dengan memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini Program Bangun Generasi dan Keluarga yang Inklusif dan Tangguh (BANGKIT) Papua Tengah secara resmi saya luncurkan,” demikian Gubernur resmikan peluncuran program tersebut.

Program BANGKIT diharapkan dapat memperkuat perlindungan sosial, meningkatkan kualitas generasi muda, serta mendukung terwujudnya Papua Tengah yang maju, sehat, cerdas, mandiri, dan sejahtera

HMS