Reses DPRD Maluku: Lewerissa Akui Warga Kudamati Soroti Kinerja Pemerintah

Johan Lewerissa Reses negeri Seri jpg
Wakil Ketua DPRD Maluku Johan Johanis Lewerissa saat melaksanakan reses masa sidang III tahun 2026 bersama warga RT 001/002, Kelurahan Benteng, Lorong Sinar Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Ambon, Minggu (6/9/2026) / Foto : Ist

Koreri.com, Ambon – Berbagai persoalan sosial, ekonomi hingga pelayanan pemerintah menjadi sorotan warga Kelurahan Benteng, Lorong Sinar Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Ambon.

Keluhan tersebut disampaikan langsung kepada Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Johan Johanis Lewerissa, saat melaksanakan reses masa sidang III tahun 2026 bersama warga RT 001/002, Minggu (6/9/2026).

Dalam pertemuan itu, Johan Lewerissa membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, masukan maupun persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan, reses bukan sekadar agenda rutin anggota DPRD, tetapi menjadi kesempatan bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung kondisi masyarakat.

“Yang saya inginkan adalah saya mau dengar sendiri dari bapak dan ibu sekalian. Kira-kira dalam kondisi sosial dan kondisi ekonomi yang sekarang ini, apa yang menjadi pembicaraan hangat di masyarakat,” ujar Johan Lewerissa.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu ragu menyampaikan berbagai persoalan, termasuk jika berkaitan dengan kinerja pemerintah yang dinilai belum maksimal, baik di tingkat Pemerintah Kota Ambon maupun Provinsi Maluku.

Lewerissa mengatakan, aspirasi masyarakat menjadi bahan penting bagi DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan sekaligus memperjuangkan kepentingan warga.

“Bisa saja berkaitan dengan kinerja pemerintah yang kurang maksimal, baik pemerintah kota maupun pemerintah provinsi. Sebab itu, kita bisa berbagi pengalaman. Kalau kita bisa memberikan solusi, sama saja, tetapi solusinya apa, syaratnya seperti apa,” katanya.

Lewerissa juga mengingatkan agar reses tidak berhenti pada penyampaian keluhan. Setiap persoalan yang disampaikan masyarakat harus dibahas bersama untuk menemukan solusi yang realistis dan dapat ditindaklanjuti.

Karena itu, ia mengajak warga untuk memanfaatkan forum reses secara terbuka dengan menyampaikan kritik dan saran yang konstruktif.

“Jadi sebelum mendominasi pembicaraan pada siang hari ini, saya sangat mengharapkan kalau bisa ada masukan dan saran yang diberikan oleh bapak dan ibu sekalian,” tuturnya.

Aspirasi yang dihimpun dalam reses tersebut selanjutnya akan menjadi bahan DPRD Maluku dalam pembahasan kebijakan serta pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap program dan pelayanan pemerintah daerah.

Melalui reses ini, Lewerissa berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat tidak berhenti pada penyampaian keluhan, tetapi dapat berlanjut pada langkah konkret untuk mencari solusi atas persoalan yang dihadapi warga.

JFL