Koreri.com, Manokwari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat resmi menyerahkan dokumen Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan tahun anggaran 2026 kepada Dewan Perwakilan Rakyat setempat untuk dibahas.
Dokumen rancangan keuangan negara yang diserahkan Gubernur Drs. Dominggus Mandacan, M.Si kepada pimpinan lembaga legislatif itu berlangsung dalam rapat paripurna DPRP Papua Barat dipimpin Wakil Ketua II, Syamsudin Seknun, S.Sos., S.H., M.H, Rabu (30/9/2026).
Gubernur Dominggus Mandacan menjelaskan, RAPBD Perubahan 2026 ini merupakan bagian dari upaya Pemeritah untuk memastikan agar fiskal daerah tetap responsif terhadap perkembangan kondisi aktual.
“Dalam konteks fiskal daerah, Pemeritah Provinsi Papua Barat menyadari bahwa ruang fiskal kita masih sangat dipengaruhi oleh pendapatan transfer dari pusat. oleh sebab itu, perubahan APBD tahun anggaran 2026 harus dikelola dengan prinsip kehati-hatian, efisiensi, efektivitas, akuntabilitas serta berorientasi pada hasil,” ungkapnya saat menyampaikan pidato pengantar nota keuangan.
Dominggus menjelaskan struktur rancangan APBD-P 2026, Pendapatan induk sebesar Rp4.408.376.924.864,00 mengalami perubahan menjadi Rp738.386.822.091,00. terdiri dari Pendapatan Asli Daerah Rp698.896.301.812,00. Pendapatan Transfer sebesar Rp4.038.681.187.279,00.
Belanja APBD induk sebesar Rp4.458.376.924.864,00 mengalami perubahan menjadi Rp4.965.726.629.779,54 dengan uraian sebagai berikut,
Belanja operasi Rp2.406.244.141.214,83. Belanja modal sebesar Rp627.734.130.696,71.
Belanja tidak terduga sebesar Rp24.000.000.000,00. kemudian belanja transfer Rp1.907.748.357.868,00.
Pembiayaan sebesar Rp237.339.807.688,54 dengan uraian penerimaan pembiayaan daerah yaitu, sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya Rp237.339.807.688,54. Pengeluaran sebesar Rp10.000.000.000,- Sementara itu sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berjalan nihil atau nol.
Setelah Gubernur menyampaikan pidato pengantar nota keuangan, pimpinan rapat paripurna Syamsudin Seknun menskorsing rapat dan akan dilanjutkan kembali pada pukul 13.00 WIT dengan agenda pemandangan umum Fraksi-fraksi DPRP Papua Barat atas nota keuangan Rancangan peraturan daerah tentang Perubahan APBD 2026.
“Rapat paripurna saya skorsing dan akan dilanjutkan kembali pada hari ini pukul 13.00 WIT dengan agenda pemandangan umum Fraksi-fraksi DPRP Papua Barat atas nota keuangan rancangan peraturan daerah tentang Perubahan APBD tahun 2026,” ucap politisi NasDem itu.
KENN












