Pokja I TP-PKK Mimika Perkuat Rohani Warga Ipaya melalui Bulan Kitab Suci

PKK Mimika Perkuat Rohani Warga Ipaya
Momen pembinaan rohani masyarakat Kampung Ipaya, Distrik Amar, melalui peringatan Bulan Kitab Suci Nasional, Rabu (30/9/2026) / Foto : Humas PKK Mimika

Koreri.com, Timika – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Mimika melalui Pokja I memperkuat pembinaan rohani masyarakat Kampung Ipaya, Distrik Amar, melalui peringatan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN), Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut ditandai dengan ibadah bersama di Gereja Katolik Stasi Santa Teresia, Kampung Ipaya. Ibadah diikuti Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Mimika bersama pengurus dan kader PKK dari empat kampung, yakni Ipaya, Ipiri, Paripi, dan Yaraya.

Pokja I menjadikan momentum BKSN sebagai bagian dari upaya memperkuat iman keluarga serta mendorong masyarakat menghayati nilai-nilai firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui ibadah bersama, kader PKK dan masyarakat diajak tidak hanya memahami nilai-nilai rohani, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk membangun kebersamaan, kepedulian, dan keharmonisan di lingkungan kampung.

Ketua Pokja I TP-PKK Mimika Aksamina, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang menyambut kunjungan dan kegiatan tersebut, khususnya para mama-mama Papua.

PKK Mimika Perkuat Rohani Warga Ipaya2
Ketua Pokja I TP-PKK Mimika Aksamina / Foto : Humas PKK Mimika

Menurut dia, kunjungan kedua ke wilayah tersebut semakin mempererat hubungan antara TP-PKK dengan masyarakat sekaligus menjadi ruang untuk mendengar kebutuhan warga secara langsung.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Kegiatan ini bukan hanya menjadi momentum untuk memperkuat iman, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” ujarnya.

Melihat kebutuhan pembinaan masyarakat di tingkat kampung, Pokja I TP-PKK Mimika juga mendorong adanya program sosialisasi secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.

Program tersebut akan diarahkan pada pembinaan kehidupan rohani, edukasi tata cara beribadah, serta penguatan tata tertib kehidupan bermasyarakat.

Dengan demikian, kehadiran TP-PKK di kampung tidak hanya berfokus pada pelayanan keluarga dan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga turut mendukung penguatan nilai-nilai spiritual sebagai bagian dari pembangunan keluarga dan kehidupan sosial masyarakat.

TIM