Koreri.com, Manokwari– Bupati Manokwari, Hermus Indou,S.IP.,M.H resmi melantik 361 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, Provinsi Papua Barat, Senin (5/10/2026).
Pelantikan berlangsung di Gedung Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari.
Dalam agenda tersebut, Pemkab Manokwari juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) kepada sejumlah pejabat untuk mengisi jabatan yang masih membutuhkan penugasan sementara.
Ratusan pejabat yang dilantik terdiri atas pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas.
Penataan tersebut merupakan bagian dari konsolidasi kelembagaan Pemkab Manokwari untuk memperkuat kinerja birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XIV Papua, Basuki Ari Wicaksono, mengatakan pelantikan pejabat bukan sekadar seremoni, tetapi harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas kinerja aparatur dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Basuki, para pejabat yang dilantik telah melalui proses penilaian dan dinilai memiliki kompetensi serta kemampuan untuk mengemban tugas sesuai jabatan yang dipercayakan.
Karena itu, ia meminta setiap pejabat membuktikan kepercayaan tersebut melalui kinerja nyata.
Masyarakat, kata dia, tentu menaruh harapan agar pergantian maupun pengisian jabatan membawa perubahan positif terhadap pelayanan pemerintahan.
“Setelah dilantik sebagai pejabat, harus menjadi contoh. Perhatikan kinerja,” tegas Basuki.
Basuki menjelaskan, kinerja pejabat akan menjadi salah satu indikator penting dalam proses evaluasi yang dilakukan secara berkala.
Hasil evaluasi tersebut dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan kepegawaian berikutnya, termasuk rotasi maupun mutasi sesuai dengan siklus penilaian kinerja.
Ia menegaskan, apabila dalam proses evaluasi ditemukan pejabat yang tidak mampu memenuhi target maupun standar kinerja yang telah ditetapkan, pemerintah dapat melakukan penyesuaian jabatan, termasuk demosi, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sementara itu, Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan pelantikan ratusan pejabat tersebut merupakan bagian dari konsolidasi kelembagaan untuk memperkuat roda pemerintahan di Kabupaten Manokwari.
Hermus menilai Pemkab Manokwari memiliki sumber daya manusia yang cukup untuk menjalankan berbagai tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, seluruh pejabat yang mendapat kepercayaan harus mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Ia meminta para pejabat tidak memandang jabatan semata-mata sebagai kedudukan, melainkan sebagai tanggung jawab besar untuk bekerja dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat.
“Ini adalah pilar kekuatan pemerintahan. Kita tidak boleh lemah sebagai ASN. Kita adalah satu kesatuan yang harus bekerja secara sinergis dan membangun kerja sama,” ujar Hermus.
Menurut Hermus, para pejabat memiliki posisi strategis dalam menentukan keberhasilan program pemerintahan.
Karena itu, setiap pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) harus mampu menjalankan fungsi kepemimpinan dengan baik, termasuk membina bawahan, membangun komunikasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang solid dan produktif.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pemerintahan tidak dapat dicapai secara individual.
Diperlukan kerja sama, koordinasi, dan sinergi seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara efektif.
“Kalau menjadi pimpinan, harus bisa membina staf agar dapat bekerja sama. Kita harus bersinergi dan bekerja bersama untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Pelantikan 361 pejabat tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat soliditas aparatur Pemkab Manokwari, meningkatkan disiplin dan profesionalisme birokrasi, serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan berkualitas bagi masyarakat.
RED












