Koreri.com, Ambon – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus memperkuat penerapan smart city melalui sistem CCTV terintegrasi yang memungkinkan kondisi sejumlah kawasan dipantau secara real time.
Wali Kota Bodewin Wattimena mengatakan, dirinya dapat memantau kondisi kota langsung dari ruang kerja maupun melalui telepon seluler.
“Ini juga konek dengan HP saya. Jadi saya setiap hari pantau kota ini,” ujarnya kepada media, Kamis (8/10/2026).
Saat ini, 44 unit CCTV telah terpasang di sejumlah titik Kota Ambon.
Seluruh puskesmas juga telah dilengkapi CCTV.
Pemkot Ambon selanjutnya menargetkan pemasangan CCTV di seluruh sekolah, khususnya tingkat SD dan SMP, sehingga aktivitas dan kondisi fasilitas pendidikan dapat ikut terpantau.
Selain jaringan CCTV yang sudah tersedia, Ambon juga memperoleh 100 unit CCTV bantuan dari Korea yang saat ini masih dalam proses pengadaan dan pemasangan.
Bodewin menyebut bantuan tersebut diberikan melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan hanya diterima oleh dua kota, yakni Kota Ambon dan Banda Aceh.
“Kita dapat bantuan CCTV dari Korea, ada 100 CCTV dan sementara proses. Ini cuma dua kota yang dapat, yaitu Kota Ambon dan Banda Aceh. Bantuan ini lewat Kemendagri,” jelasnya.
Sistem CCTV tersebut nantinya akan memperluas pemantauan berbagai kawasan strategis, termasuk jalan, terminal, pasar, fasilitas publik dan lingkungan masyarakat.
Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Ambon membangun kota yang semakin terhubung, responsif dan berbasis teknologi, sekaligus mendukung peningkatan keamanan serta pelayanan publik.
Dengan konsep smart city, pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan sistem pemantauan kota yang dapat diakses secara cepat dan real time.
JFL












