Kapolda Papua Tinjau Pelaksanaan “Vaksinasi Merdeka” di SMAN 4 Kota Jayapura

Kapolda Papua Vaksinasi Merdeka SMAN 4 JPR

Koreri.com, Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, SIK meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal di SMA Negeri 4 Kota Jayapura, Kamis (5/8/2021).

Hadir dalam kegiatan Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol Dr. Nariana, didampingi Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H. dan Kepala Dinas PPAD Christian Sohilait.

Kapolda pada kesempatan itu menyampaikan Polri bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk melakukan vaksinasi merdeka dari 1 – 17 Agustus 2021, yang merupakan imbauan dari Pemerintah pusat.

Untuk itu, Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Polri melakukan door to door ke sekolah-sekolah yang khususnya berada di Kota atau Kabupaten Jayapura untuk melaksanakan vaksin.

“Mudah-mudahan, siswa-siswi yang mengikuti vaksinasi ini bisa menjadi duta bagi keluarga dan lain untuk membagikan pengalaman mereka kepada orang terdekat, sehingga banyak masyarakat di Papua ini yang ikut menerima vaksin,” harapnya.

Karena saat ini yang paling penting untuk membentengi diri yaitu vaksin.

“Disamping itu, tetap menjaga protokol kesehatan demi menjaga daerah kita khususnya di Papua dan lebih khususnya untuk cluster yang akan melaksanakan PON XX di Papua,” tandasnya.

Masyarakat juga diimbau untuk melaksanakan vaksin apabila nanti berkeinginan menonton ajang PON, itu menjadi salah satu syarat untuk masuk yaitu dengan menunjukkan kartu vaksin untuk masuk ke venue.

“Kami mengambil hal positif dari apa yang diprakarsai oleh Dinas Pendidikan, mudah mudahan kita bisa kembangkan di daerah penyelenggara lainnya,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan menambahkan, jika satu bulan yang lalu pihaknya mendapat surat untuk melaksanakan vaksin untuk anak usia 12 – 18 tahun.

“Oleh karena itu, kita telah melakukan pemetaan khusus untuk 4 cluster yang akan melaksanakan PON, kita mempunyai target yakni 51.000 ribu orang di vaksin,” bebernya.

Sedangkan untuk seluruh Papua sebanyak 229.000 orang.

“Dan dari 51.000 di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke hingga hari ini kita telah melaksanakan hingga 30 persen,” rincinya.

Diakui Sohilait, Dinas Pendidikan tidak memiliki fasilitas kesehatan, karenanya dilakukan bekerja sama dengan Polri.

“Kami bersyukur bisa berada disini dan ada beberapa sekolah yang kita siapkan untuk melaksanakan ini, yaitu kita telah melakukan sosialisasi kepada orang tua untuk menyampaikan itu, dan semua sekolah juga telah menyampaikan hal yang serupa,” tukasnya.

SEO