“Kepada pejabat yang lama, kami berterima kasih dan memberi penghargaan yang tinggi atas pengabdian kalian. Hanya Tuhan yang bisa membalas kebaikan bapa ibu. Bagi pejabat yang baru, ikuti yang baik dari senior, lakukan yang terbaik sehingga image masyarakat terhadap rumah sakit ini makin baik,” tegasnya.
Direktur RSUD Jayapura dr. Anthon Mote menyampaikan hal serupa. “Di mata kami, kaka dokter Alo adalah adalah tokoh, yang menjadi spirit kami anak-anak muda dari dulu, yang berkarya dari RSUD Abepura, Dinas Kesehatan Papua hingga Direktur RSUD Jayapura. Kami ucapkan terima kasih atas semuanya. Apa yang dipercayakan Gubernur kami siap laksanakan. Apa yang sudah diletakkan dokter Alo kami siap lanjutkan sebagai sebuah misi perubahan di dunia kesehatan, terutama sesuai master plan rumah sakit,” katanya.
Sementara itu, drg. Aloysius Giyai, M.Kes dalam sambutannya mengucap syukur atas apa pun yang terjadi dalam karir yang dijalaninya. Sebab ia percaya, ada rancangan Tuhan yang disiapkan baginya ke depan. Pergantian pejabat ASN dalam pandangannya adalah hal biasa. Sebab semua kewenangan ada pada Gubernur Papua selaku pimpinan tertinggi.
“Kurang lebih satu tahun tujuh bulan, saya bersama tiga wakil direktur ada di sini ada kesalahan kekhilafan, mohon maaf sebesar-besarnya. Karena setiap orang pasti memandang sesuatu dengan caranya masing-masing sesuai profesi, tingkat pendidikan, budaya, perilaku, kebiasaan bahkan kepentingan masing-masing. Kami sudahkan tadi surat terima tugas dan dokumen DPA induk, DPA draft Perubahan APBD 2021, Rekomendasi akreditasi oleh surfeyor, dan master plan rumah sakit RSUD Jayapura. Silahkan dilanjutkan, tugas kami sudah selesai. Terima kasih kepada gubernur yang telah mempercayakan kami,” tandasnya.




















