Johanes Amboki Pimpin Raker Gabungan Komisi B – Mitra di DPRD Biak Numfor

Komisi B DPRD Biak Johane Amboki Pimpin Sidang

Koreri.com, Biak – DPRD Biak Numfor menggelar Pembukaan Rapat Paripurna I Masa Sidang III Tahun Sidang 2021 tentang Raperda Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Ta. 2021 yang digelar di ruang sidang utama Dewan setempat, Sabtu (25/9/2021).

Johanes Amboki, SE Anggota DPRD Biak Numfor membenarkan akan hal ini dimana ia dipercaya memimpin rapat kerja gabungan komisi B bersama mitra yang dilakukan baru-baru ini.

Ketika ditemui di ruang kerjanya, Johanes mengaku dirinya mewakili gabungan Komisi B yang dalam tahapan dan mekanisme persidangan yang telah dilakukan bersama pada beberapa hari kemarin kurang lebih 4 – 5 hari.

“Saya dipercayakan sebagai pimpinan komisi gabungan B dimana membahas tentang Raperda Perubahan APBD tahun 2021 Kabupaten Biak Numfor,” akuinya.

Selaku pimpinan Komisi Gabungan B, Amboki sangat mengharapkan Pemda dalam hal ini Bupati dan seluruh jajaran khususnya Tim Anggaran Pemerintah Daerah berkomitmen bersama DPRD untuk melakukan semua langkah konkret berdasarkan putusan-putusan yang telah disepakati dan telah ditetapkan bersama didalam persidangan kemarin.

“Sehingga tujuan dari perubahan yang kita lakukan semata-mata demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Biak Numfor.  Apalagi 2021 ini merupakan tahun perubahan atau tahun upaya kita untuk bagaimana kita keluar dari situasi pandemi covid 19 ini,” katanya.

Dikatakan Amboki, penguatan ekonomi masyarakat infrastruktur yang mungkin selama ini masih kurang maka perubahan APBD ini merupakan instrumen untuk bagaimana memajukan semua itu.

“Kami berharap masyarakat juga sebagai bagian integral dari suatu proses memiliki rasa tanggung jawab dan bersinergi bersama dengan Pemerintah dan DPRD sehingga apa yang sama-sama kita cita-citakan yakni daerah kita yang kita cintai Biak Numfor semakin maju dapat terwujud,” harapnya.

Amboki secara khusus menyoroti Dinas Kesehatan Biak Numfor.

“Kami sangat berharap realokasi recofusing anggaran maupun dalam perubahan anggaran 2021 ini, ada beberapa bagian merupakan tugas dan tupoksi dari Dinas Kesehatan seperti pembayaran tenaga-tenaga kesehatan yang kemarin berjuang untuk proses penanganan Covid-19 agar segera dieksekusi,” desakanya.

Para nakes ini juga harus diberikan motivasi yang sungguh-sungguh sebab mereka adalah garda terdepan dalam proses situasi pandemi ini sehingga mereka juga dapat bekerja dengan sungguh-sungguh.

Kemudian, Dinas Pendidikan Biak Namfor yang juga jadi sorotan

“Saya pikir ini tenaga guru kemudian proses penanganan dana BOS ini yang menjadi penekanan kita sehingga ke depan pimpinan dan seluruh jajaran Dinas Pendidikan berupaya semaksimal mungkin dalam menata kelola setiap anggaran khususnya dana BOS yang pada laporan tahun 2020 terdapat beberapa persoalan,” tekannya.

Amboki menambahkan, memang setelah dilakukan hearing bersama pihak Dinas Pendidikan diakuitelah  ada perbaikan-perbaikan ke depan.

“Dan harapan kami ke depan, tidak ada lagi temuan terkait dengan dana BOS dimaksud,” tukasnya.

HDK