Koreri.com, Waisai– Menjelang pembahasan dokumen KUA/PPAS Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Papua Barat tahun 2022 akan diserahkan pihak eksekutif, ada sejumlah agenda yang dilaksanakan DPR Papua Barat.
Sekretaris DPR Papua Barat Frenky Kallex Muguri,S.H.,M.A.P kepada wartawan di Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Selasa (2/11/2021) mengatakan, pihaknya telah menyiapkan kegiatan yang akan dilaksanakan para wakil rakyat ini setelah melakukan pergeseran anggaran pasca munculnya peraturan kepala daerah (Perkada) yang mengatur tentang perubahan APBD tahun 2021.
Sejumlah kegiatan kedewanan akan dimaksimalkan dalam waktu 1 bulan sisa tahun anggaran 2021ini sehingga dapat berjalan dengan baik.
“Jadi setelah kita kembali dari Raja Ampat kami akan memfasilitasi kegiatan Bapemperda untuk merampungkan regulasi terutama revisi Perdasus nomor 3 tahun 2019 tentang pembagian DBH Migas, setelah itu dikonsultasikan ke Kemendagri supaya dapat ditetapkan dan diparipurnakan,” jelas Sekwan Papua Barat.
Setelah kegiatan Konsultasi soal sejumlah rancangan regulasi yang sudah dibahas bersama pihak eksekutif, DPR Papua Barat punya agenda yaitu reses terakhir dan bimtek.
KENN
























