Koreri.com, Jayapura – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif Republik Indonesia melaksanakan program pengembangan kepariwisataan Indonesia dan Kampung Tobati, Kota Jayapura terpilih mewakili Papua masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2022.
Kampung Tobati terletak di Teluk Youtefa, Distrik Jayapura Selatan, merupakan salah satu desa wisata di Papua memiliki keunikan tersendiri mulai dari ekowisata bakau, situs sejarah, berbagai objek wisata sampai dengan kuliner berupa makanan khas tentunya banyak menarik minat para wisatawan demostik maupun mancanegara.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno, memberi apresiasi atas keberhasilan Desa Wisata Kampung Tobati di Kota Jayapura Papua yang mampu menembus 50 besar desa wisata terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.
“Saya menyampaikan selamat kepada Desa Wisata Kampung Tobati yang masuk 50 desa wisata terbaik seluruh indonesia,” kata Sandiaga Uno melalui rekaman video yang diputar pada saat penyerahan penghargaan ADWI 2022 di Lokasi Festival Teluk Humbolt, Pantai Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, Kamis (6/10/2022).
Penghargaan ADWI 2022 diserahkan Direktur Tata kelola dan destinasi Kemenparekraf, Indra Ni Tua, kepada Kepala Kampung Tobati, Roy Hamadi, disaksikan Dinas Pariwisata Provinsi Papua, perwakilan Polda Papua, Lantamal X Jayapura, Dewan Juri, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan masyarakat kampung tobati.
Sementara itu, Direktur Tata kelola dan destinasi Kemenparekraf, Indra Ni Tua, mengatakan dengan mengusung visi Indonesia sebagai Negara tujuan Pariwisata Berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan dan mampu mendorong pembangunan Daerah dan kesejahteraan Rakyat.
“Kemenparekraf menargetkan ada sebanyak 3000 desa wisata yang ada di Indonesia untuk bisa mengikuti Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2022,” kata Indra.
Dijelaskan ada 7 kategori penilaian Anugerah Desa Wisata Indonesia tahun 2022 dan Kampung Tobati memenuhi semua kategori itu.
Pertama yang dinilai itu daya tarik pengunjung pada wisata alam, wisata buatan dan wisata budaya. Kedua kita nilai tentang homestay yang dimiliki oleh desa wisata, ketiga bicara tentang souvenir, kuliner dan fashion, juga nilai terkait dengan CHSI bagaimana desa wisata memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung.
Kelima bicara tentang bagaimana desa wisata promosikan desitnasi wisata melalui konten-konten digital, keenam kita menilai tentang kelembagaan bagaimana lembaga desa mengelola desa wista dan terakhir kita menilai tentang toilet umum.
Indra juga meminta kepada seluruh kampung kampung sekitar kampung Tobati bisa saling berkolaborasi satu dengan yang lain sehingga menjadi destinasi wisata yang menarik.
“Kami berharap destinasi wisata ini dibuat dalam bentuk konten konten menarik yang bisa di upload di media media sosial sebagai sarana promosi agar para wisatawan bisa melihat dan ingin lebih lama tinggal disini menikmati keindahan keindahan yang ada di desa wisata ini.
Kepala Kampung Tobati, Roy Mano, mengaku bersyukur atas penganugerahan kampung Tobati sebagai desa wisata yang boleh mendapat penghargaan dari kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif lewat Ajang Apresiasi Desa Wisata Indonesia Tahun 2022.
Dengan adanya penghargaan ini dia berharap bersama masyarakat kampung dapat mengembangkan potensi potensi wisata alam yang ada di kampung Tobati ini.
“Puji Tuhan atas penganugerahan pertama yang diberikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kepada kami sebagai desa wisaya yang masuk dalam kategori 50 besar Apresiasi Desa Wisata Indonesia tahun 2022,” katanya.
EHO






























