Koreri.com, Manokwari– Pemerintah akan membuka penerimaan Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) mendapat apresiasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat (DPR-PB).
Ketua Komisi I yang juga Ketua Fraksi Otsus DPR Papua Barat George Karel Dedaida,S.Hut.,M.Si minta kepada Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) agar penempatan tenaga kesehatan dan guru diprioritaskan pada daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).
“Kalau dibuka Nakes dan Guru maka tolong penempatannya diprioritaskan pada daerah 3T, biar tenaga baru yang energy itu bisa digunakan untuk membantu pemerintah di daerah terisolir memberikan pelayanan kepada masyarakat di Papua Barat pada daerah 3T,”pinta George Dedaida saat menyampaikan keterangan persnya kepada media ini melalui telpon celulernya, Senin (10/10/2022).
Apalagi daerah angka stunting yang tinggi harus butuh perhatian serius pemerintah daerah untuk turun tangan melalui para tenaga medis di lapangan agar mengantisipasi kasus stunting lebih tinggi.
Pada tahun 2022 ini ada enam daerah di Provinsi Papua Barat dengan prevalensi balita stunting diatas 30 persen, yaitu Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) sebesar 40,1 persen, Sorong Selatan 39,6 persen, Tambrauw 39,4 persen, Maybrat 34,5 persen, Raja Ampat 31,1 persen, dan Kabupaten Teluk Wondama 31,0 persen.
KENN

























