Koreri.com, Sugapa – “Bapa Pater” kini jadi sapaan akrab di kalangan anak-anak Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.
Sapaan tersebut ternyata ditujukan kepada Prajurit Satgas YPR 305/Tengkorak.
Betapa bahagianya anak-anak Mamba saat ini. Karena sudah tidak ada rasa sungkan apalagi takut untuk bertemu dan bersendagurau dengan para Prajurit TNI Ksatria Tengkorak.
Kini, biarpun ada banyak Ksatria disekitarnya namun tetap saja Bapa Pater yang dicari.
“Tunggu sebentar ya, Bapa Pater sebentar lagi sampai”, jawab Kapten Inf Suryo, Pasiops Satgas YPR 305/Tengkorak kepada anak-anak, Kamis (20/10/2022).
Sembari menunggu, Lettu Inf Jeffry, salah satu Perwira Satgas berupaya menyenangkan hati anak-anak dengan menunjukkan buku-buku gambar, mewarnai dan bacaan yang memang sudah disediakan di lemari kelas lapangan Pos Mamba.
“Ini buat saya, ini punya saya,” itulah kalimat yang terucap oleh anak anak yaitu Ria Sani, Putri Sani dan teman-temannya sambil berebut buku di lemari.
Ketika semuanya selesai memilih buku masing-masing, Lettu Inf Imam Sembiring memberikan spidol warna, kemudian meminta mereka membaca buku yang diambil.
“Saya tidak bisa baca. Nanti kelas 3 (tiga) baru bisa baca. Sekarang masih kelas 2 (dua)”, jawab Ria Sani dengan polosnya.
Ketika Ria Sani bersama keempat temannya asyik menggambar, tibalah Bapa Pater di Pos Mamba.
Letda Inf. Syaefulloh bersama tim, tiba kembali dari tugas mengunjungi masyarakat di sekitar Pasar Sugapa.
Nampak bersama rombongan Bapa Pater turun, lalu Stefanus Sani, teman sekelas Ria. Anak-anak langsung datang menghampiri Bapa Pater sambil melaporkan bahwa mereka sedang menggambar.
Putri Sani menggambar rumah, kandang ayam dan Bendera Merah Putih. Ria banyak menggambar bunga. Raison yang menggambar Rumah Merah Putih dan Bendera Merah Putih, menunjukkan dengan lantang hasil gambarnya kepada Bapa Pater.
Raison menceritakan kepada Bapa Pater bawa dia tidak kebagiaan spidol warna merah, juga belum diberikan kalung rosario.
Dengan kebapaan, Bapa Peter menjawab, “Iya, nanti saya kasih!”
Sambil menunggu disediakan makan siang, anak-anak menggambar dan mewarnai dengan ditemani oleh Bapa Pater dan para prajurit TNI lainnya, termasuk juga Letkol Inf Ardy.
Sambil bercanda disela-sela mendampingi anak-anak menggambar, Letkol Inf Ardy mengatakan cemburu dengan Bapa Pater.
“Semua Bapa Pater. Semua senangnya sama Bapa Pater,” candanya.
Kebersamaan anak-anak Intan Jaya siang hari ini ditutup dengan makan siang didampingi Bapa Pater.
Tidak lupa, Bapa Pater memberikan kalung rosario untuk Raison dan Stepanus karena mereka berdua belum sempat diberikan sebelumnya. Gula-gula kaki dan cokelat Beng-Beng yang diberikan dimasukkan ke noken untuk dibawa pulang ke rumah.
Bahagia selalu anak-anak Intan Jaya. Bahagia selalu para Ksatria Tengkorak. Terima Kasih Bapa Pater.
PDC-17
























