Fokus  

Kontingen Papua Barat Target Perbaiki Peringkat Pesparani di Kupang

IMG 20221024 WA0002 1
Ketua LP3KD Papua Barat Dr Roberth K.R. Hammar,S.H.,M.M.,M.Hum (Foto : Istimewa)

Koreri.com,Manokwari– Kontingen Papua Barat akan memperbaiki peringkat pada Pesparani Katolik di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat Roberth K.R. Hammar mengatakan sejumlah terget yang kemungkinan besar peroleh medali emas bahkan champion.

Menurut dia, pelaksanaan Pesparani pertama di ambon kontingen papua Barat sudah masuk 10 besar. namun untuk tahun ini target hanya memperbaiki peringkat namun terjadi perubahan formasi lomba sehingga bisa ada perubahan.

“Kita harap bisa tatap muka ternyata dalam munas yang berakhir pada voting setengah perlombaan dibuat di secara video dulu sehingga target kita bisa berubah tidak akan tercapai,” Ungkapnya kepada wartawan di Manokwari, Senin (24/10/2023).

Soal persiapan kontingen paduan suara papua Barat sudah matang dan bagus. Namun soal tehnik pengambilan gambar papua Barat mengalami kekurangan dibandingkan dengan kontingen dari wilayah barat.

Kaitan dengan lomba video, kata dia Minggu lalu sudah mendapat penilaian dari tim dan pengumuman akan dilaksanakan bersamaan di kupang mendatang.

Beberapa cabang lomba yang dilaksanakan secara daring diantaranya, paduan suara anak diwakili Kabupaten Manokwari, paduan suara orang muda katolik dari kota Sorong, Paduan suara gregorian remaja dari kabupaten Manokwari, paduan suara gregorian asal kota Sorong, dan paduan suara wanita asal kabupaten Kaimana.

“Dengan mata enam lomba yang masih tersisa kita masih ada harapan bisa mendapatkan emas. ada dua yang kita target yakni paduan suara campuran dan bertutur alkitab bisa mendapat medali emas dan mudah-mudahan bisa champion, ” Paparnya.

Dia mengaku sangat optimis dengan dua perlombaan tersebut untuk mencapai target maksimal. Namun secara peringkat kata dia akan melorot karena adanya perlombaan hanya dibuat secara video.

Hal ini menurut dia juga membuat peserta membuat penurunan semangat sehingga tidak terlalu optimal.
Sementara pada pesparani ke III akan dilaksanakan di jakarta pada 2023 mendatang. Sistemnya akan dilakukan kembali online.

KENN