Koreri.com, Bintuni – Bupati Ir. Petrus Kasihiw, M.T mengunjungi Kampung Refideso, Distrik Kuri, Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat seusai kembali dari mengikuti pertemuan ke III pembahasan lanjutan pembentukan DOB Provinsi Papua Barat Tengah di Kaimana baru-baru ini.
Dijelaskan Bupati Petrus Kasihiw, saat kembali dari Kaimana bersama rombongan ke Teluk Bintuni mereka melalui jalur darat namun lebih dulu menyeberang laut menuju Campsi (Camp Perusahaan Kayu Log Ukirasari) yang logpondnya di wilayah Kaimana.
Dari situ barulah rombongan menuju ke sebuah kampung yang berbatasan dengan Teluk Bintuni yaitu Kampung Refideso.
Kepada wartawan melalui telpon selulernya, Rabu (15/2/20223) Bupati Kasihiw mengaku bahwa Kampung Refideso ini belum tersentuh pembangunan dengan baik. Masyarakatnya bisa hidup karena mendapat bantuan dari perusahaan kayu PT Ukirasari itu.
“Karena itu, saya sudah mendapatkan masukan ketika musyawarah adat Suku besar Kuri di Distrik Kuri dan meminta beberapa kampung yang ada di distrik itu diperhatikan. Untuk itu, saya menanggapi beberapa masukan masyarakat khususnya Kampung Refideso di tahun 2023 ini akan kita bangun perumahan rakyat lewat Dinas Sosial. Lalu kita juga akan bangun sekolah dasar tiga ruangan dengan kopel guru dan juga bangun Pustu,” jelasnya.
Dijelaskan Bupati Kasihiw, Kampung Refideso merupakan wilayah di perbatasan. Maka sesuai amanat Presiden, membangun dari wilayah pinggiran perlu tingkatkan.
Oleh karena itu, kepada Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan agar serius memperhatikan itu.
“Karena ini sudah kebijakan jadi harus ada dalam dokumen APBD masing-masing,” tandasnya.
Selain itu, Pemda telah membangun komunikasi dengan pimpinan PT Ukirasari agar segera membangun jalan yang sudah pernah dibangun, agar direnovasi sepanjang 23 kilometer dari logpon Wagura sampai kampung Refideso.
“Dan perusahaan sudah siap dalam tahun ini,” sambungnya seraya menambahkan setelah dibangun maka perusahaan wajib menyerahkan jalan itu kepada Pemerintah ketika tidak digunakan lagi untuk loging dan holing.
“Kita akan segera menyurat kepada perusahaan agar jalan itu kita dapat fungsikan untuk kepentingan masyarakat di wilayah distrik Kuri karena sebenarnya kalau kita mau ke Kaimana dekat saja,” tandasnya.
KENN






























