Apresiasi Kongres XII GAMKI, Wattimena Sampaikan Pesan dan Harapannya

IMG 20230515 WA0001

Koreri.com, Ambon – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Ario Bimo Nandito Ariotedjo membuka secara resmi Kongres XII Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) yang berlangsung gedung Kristian Center Kota Ambon, Minggu (14/5/2023).

Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) DPP GAMKI Michael Wattimena langsung mengapresiasi pelaksanaan kongres tersebut.

“Apresiasi untuk DPD – DPC GAMKI bahkan panitia yang sudah bekerja keras untuk terlaksananya Kongres XII GAMKI ini,” ucapnya kepada sejumlah media seusai pembukaan kongres.

Wattimena kemudian dimintai komentarnya terkait harapan dari Anggota DPR-RI Merchy Barends, salah satu Srikandi Muda Maluku agar GAMKI kedepan dapat turun ke generasi muda yang paling bawa untuk memberikan perhatian kepada mereka.

“Kita sepakat bahwa GAMKI bisa menjadi media untuk bisa menyuarakan apa yang menjadi kegelisahan generasi muda saat ini. Khususnya generasi muda Kristen dan hari ini mudah-mudahan dalam Kongres agenda-agenda penting dan strategi ini akan dibahas,” komentarnya.

Pria yang sering disapa BMW ini kemudian menyinggung soal program organisasi baik secara internal maupun juga secara eksternal.

“Internal disini adalah bagaimana pemuda gereja bisa berpartisipasi ikut aktif di dalam GAMKI. Supaya mereka tidak bermain pada denominasi gerejanya sendiri tapi bisa seperti yang pak Menteri sampaikan. Pemuda harus aktif berpartisipasi aktif di dalam politik dan secara eksternal terlibat dalam kegiatan kemitraan dengan Pemerintah,” urainya.

“Makanya Pa Menteri juga sudah membuka diri kepada GAMKI, karena beliau melihat kapasitas itu juga ada di GAMKI,” sambung BMW.

Ia bahkan membandingkan kinerja Menteri Pemuda dan Olahraga RI yang baru dilantik pada 3 April 2023 namun sudah sangat pro aktif untuk Kementerian yang dipimpinnya.

“Beliau bisa hadir ditengah-tengah organisasi GAMKI itu sangat luar biasa. Itu berarti ada perhatian serius dari pak Menpora kepada GAMKI dan semoga itu ditanggapi secara positif oleh organisasi besar ini,” harap BMW.

Ia berharap siapapun yang terpilih nanti dapat lebih membangun apa yang namanya hubungan yang lebih baik dengan pemerintah. Salah satunya dalam rangka sosialisasi berbagai program pemberdayaan yang ada di dalam Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Saat disinggung soal masalah yang ada di dalam tubuh GAMKI, mantan Legislator RI dua periode tak menampik jika dari episode ke episode kongres pergumulan terhadap problematika itu semakin meningkat karena dinamika pemuda di setiap periode selalu terjadi perubahan.

“Contoh misalnya, siapa sangka kita sekarang sudah masuk dalam periode digitalisasi? Untuk itu mau tidak mau kita harus harus menuju ke situ,” cetusnya.

Dengan demikian, GAMKI harus adapif dengan lingkungan sekitarnya agar dapat menjadi agen perubahan (Agent of Clan).

“Kalau tidak maka akan ditinggalkan oleh kader-kader muda Kristen yang berpotensi yang miliki lompatannya itu, juga lebih dari pemikiran pemuda yang biasa-biasa gitu loh. Dengan demikian kita harus antisipasi itu,” tekannya.

Dirambahkan BMW, pergumulan internal itu juga terkait pertanyaan yang disampaikan rekan-rekan pers soal perjuangan terhadap masalah Maluku yang hingga kini belum terselesaikan.

“Saya melihat masalah Maluku untuk meningkatkan kesejahteraan, sebenarnya yang disampaikan dalam sambutan saya dimana Maluku sebagai lumbung ikan nasional yang dicetuskan oleh Presiden SBY dan diintegrasikan oleh Presiden Joko Widodo melalui Ambon New Port ini merupakan program strategis nasional yang sangat bagus. Tapi kenapa sekarang menjadi redup tidak lagi menjadi percakapan yang serius ?

Dengan demikian kita berharap forum ini dapat memberikan alternatif dan solusi,” harapnya.
BMW juga menekankan kehadiran Mennpora pada Kongres XII ini bukan kapasitas sebagai Menteri tetapi sebagai Presiden.

“Makanya saya berani menyampaikan berbagai program yang kini terkendala/bermasalah. Jadi yang saya sampaikan itu sebagai salah satu jembatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku,” pungkasnya.

JFL