Koreri.com, Taroi – Bupati Ir. Petrus Kasihiw, M.T didampingi anggota DPR Papua Barat Syamsudin Seknun, S.Sos., S.H., M.H meresmikan Masjid An-Nur dan Gereja Kristen Injili di Tanah Papua Jemaat Asher di Kampung Soroundauni, Distrik Taroi, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Senin (12/6/2023).
Peresmian dua tempat ibadah Kristen dan Islam yang lokasinya berdekatan ini juga dihadiri Ketua Klasis GKI di Tanah Papua, pimpinan agama Muslim, sejumlah pimpinan OPD dan masyarakat setempat.
Sebelum meresmikan tempat ibadah, rombongan Bupati Teluk Bintuni disambut tarian tifa panjang dari suku Sebyar dilanjutkan dengan pengguntingan pita menandai peresmian yang diawali dari Masjid An-Nur dan Gedung Gereja GKI Jemaat Asher.
Pembangunan masjid An-Nur dan gedung Gereja Asher Kampung Soroundauni berlangsung selama satu tahun dimana peletakan batu pertama bersamaan pada tanggal 28 Mei 2022 dan diresmikan 12 Juni 2023. 
Anggota Pemuda Muhamadiyah Teluk Bintuni yang juga putra Soroundauni Mohammad Gozali Kaitam mengatakan pembangunan dua rumah ibadah di satu kampung baru terjadi saat ini.
“Ini sejarah, baru terjadi dua tempat ibadah Kristen dan Islam dibangun di satu kampong. Ini bentuk toleransi antar umat beragama,” puji Gozali Kaitam kepada Koreri.com di sela-sela peresmian tempat ibadah tersebut.
Dijelaskan Gozali, wujud toleransi yang hakiki ini sudah terbangun sejak nenek moyang mereka, dimana satu keluarga tersebar di Islam dan Kristen.
Mereka selalu hidup berdampingan, membangun kebersaman dan memupuk gotong royong sehingga tidak ada perpecahan diantara mereka.
“Toleransi kita selalu dijaga, kebersamaan itu yang selalu dipupuk,” pungkasnya.
KENN
























