Koreri.com, Jayapura – Aroma kemenangan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 1 Benhur Tomi Mano – Yermias Bisai (BTM – YB) mulai nampak terlihat setelah KPU Papua mengesahkan 8 dari 9 Kabupaten di provinsi itu.
Dari hasil pleno pengesahan rekapitulasi pemilihan Gubernur dan Wagub di 8 Kabupaten, paslon yang di usung PDI Perjuangan dan PKN unggul telak dengan selisih suara cukup jauh meninggalkan paslon yang diusung 16 partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, Mathius D. Fakhiri – Aryoko Rumaropen.
Atas capaian itu, paslon BTM – YB dipastikan tak terkejar MARI – YO.
Berikut ini rangkuman hasil perolehan suara yang dihimpun media ini sesuai dengan hasil KWK dari 8 Kabupaten yang sudah disahkan KPU Papua :
Kabupaten Supiori
1. Benhur Tomi Mano-Yermias Bisai: 8.993 suara
2. Matius Fakhiri-Aryoko Rumaropen: 5.679 suara.
Sarmi
1. Benhur Tomi Mano-Yermias Bisai: 13.536 suara.
2. Matius Fakhiri-Aryoko Rumaropen: 8.140 suara.
Biak Numfor
1. Benhur Tomi Mano-Yermias Bisai: 27.056 suara
2. Matius Fakhiri-Aryoko Rumaropen: 32.039 suara
Keerom
1. Benhur Tomi Mano-Yermias Bisai: 20.341 suara
2. Matius Fakhiri-Aryoko Rumaropen: 24.107 suara
Waropen
1. Benhur Tomi Mano-Yermias Bisai: 9.679 suara
2. Matius Fakhiri-Aryoko Rumaropen: 12.040 suara
Kepulauan Yapen
1. Benhur Tomi Mano-Yermias Bisai: 34.985 suara
2. Matius Fakhiri-Aryoko Rumaropen: 20.237 suara
Kabupaten Jayapura
1. Benhur Tomi Mano-Yermias Bisai: 46.108 suara
2. Matius Fakhiri-Aryoko Rumaropen: 33.078 suara
Mamberamo Raya
1. Benhur Tomi Mano-Yermias Bisai: 15. 898 suara
2. Matius Fakhiri-Aryoko Rumaropen: 10. 228 suara
Jika dijumlahkan sesuai hasil pengesahan KPU Papua di 8 Kabupaten Maka, Paslon BTM – YB memperoleh : 176.596 suara sedangkan paslon MDF – AR: 145.548 suara.
Hasil ini menjadi bukti bahwa Banteng sebagai partai petarung mampu menumbangkan partai koalisi gemuk yang mendukung Mathius D Fakhiri – Aryoko Rumaropen di Pilgub Papua 2024 yakni Kim Plus (Partai Golkar, Partai Gerindra, Nasdem, Demokrat, PAN, PSI, Partai Gelora, PKB, Hanura, Partai Umat, PPP, PKS, Perindo, Partai Buruh, PBB).
Diketahui masih tersisa Kota Jayapura yang belum menyelesaikan pleno tingkat provinsi Papua, karena masih menunggu hasil perbaikan data di distrik Jayapura Selatan.
SAV





























